• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 30 November 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Peserta Mandiri Jaminan Kesehatan di NTT Sebanyak 61. 700 Orang
    ALBERTO | Rabu, 06 Mei 2015 | 07:09 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Peserta
    Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, Fransiskus Pareira

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan  Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong jumlah kepesertaan mandiri di daerah tersebut agar tercover menjadi peserta jaminan kesehatan.

     

    Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, Fransiskus Pareira yang dihubungi, Rabu (6/5) menjelaskan, hingga awal Mei 2015 jumlah kepesertaan mandiri jaminan kesehatan di NTT sebanyak 61.700 orang. Jumlah itu terdiri dari pekerja bukan penerima upah 34.550 orang dan bukan pekerja 27. 200 orang.

     

    “Jumlah tersebut baru mencapai 15,20 persen dari target yang ditetapkan sebanyak 346.000 kepesertaan pribadi atau mandiri jaminan kesehatan di NTT,” katanya.

     

    Menurutnya, melalui kepesertaan mandiri pihaknya baru bisa menghimpun dana sebesar Rp 2,7 miliar dari target Rp 5 miliar, dengan jumlah tunggakan yang masih cukup besar. Padahal, dengan dana tersebutlah peserta akan mendapat pelayanan di fasilitas kesehatan yang ada.

     

    Dia mengatakan, Kantor BPJS Kesehatan akan terus mengencarkan sosialisasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan lembaga non pemerintah, karena jaminan kesehatan ini membawa manfaat bagi masyarakat.

     

    “Saat ini sudah sekitar 3,3 juta dari 5,5 juta penduduk NTT yang memiiki Kartu Indonesia Sehat (KIS) di bawah pengendalian BPJS Kesehatan Cabang Kupang,” paparnya.

     

    Dari total tersebut, tuturnya, 2,6 juta penduduk merupakan peserta program Jaminan Kesehatan masyarakat yang segera beralih ke program Jaminan Kesehatan Nasional yang dibuktikan dengan KIS.

     

    Dia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bergabung menjadi peserta BPJS Kesehatan, karena BPJS menggunakan sistem gotong-royong yang dapat membantu orang lain yang tidak mampu secara finansial ketika berobat ke rumah sakit.

     

    “Dengan jumlah kepesertaan yang cukup banyak ini, kami akan terus melakukan pembenahan manajemen dan peningkatan pelayanan. Saat ini, semua fasilitas kesehatan yang ada di NTT sudah terkoneksi dengan BPJS  Kesehatan termasuk praktek dokter perseorangan,” jelasnya.

     

    Adanya kerja sama tersebut,tambahnya, masyarakat bisa memanfaatkannya dengan mengikuti prosesdur pelayanan sesuai hak-hak yang mereka miliki. Masyarakat akan mendapatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan yang diberikan dengan  tidak membedakan peserta berdasarkan status sosial.

     

    Dia optimistis, pada tahun 2019 mendatang seluurh masyarakat NTT sudah tercover sebagai peserta jaminan kesehatan nasional di bawah pengendalian BPJS Kesehatan Cabang Kupang.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.