• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 19 November 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Warga Tiwu Sora ingin Kembali ke Kotabaru
    ALBERTO | Rabu, 06 Mei 2015 | 11:46 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Warga
    Ketua Komisi I DPRD Ende Antonius Y Bata bersama Kepala Desa Tiwusora dan mosalaki sebelum melakukan pertemuan

     

    Ende, Flobamora.net - Masyarakat Desa Tiwusora di Kecamatan Lepembusu Kelisoke berharap pemerintah daerah setempat segera mengembalikan mereka ke kecamatan induk sebelumnya yakni Kecamatan Kotabaru.

     

    Pasalnya, saat bergabung dengan Kecamatan Lepembusu Kelisoke, mengalami banyak kesulitan terutama berkaitan dengan pelayanan administrasi, pendidikan, kesehatan dan lain-lain.


    Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Tiwusora, Gregorius B. Ngera ketika mendatangi DPRD Ende,Selasa (5/5)  bersama Mosalaki Pu'u Tandi  Ndingga Tana Sara, Polikarpus Pae, Ketua BPD, Bernadus Mbete dan tokoh masyarakat, Thomas Pea.

     

    Dalam pertemuan dengan Komisi I DPRD Kabupaten Ende, mereka berharap dikembalikan lagi ke Kecamatan Kotabaru. Menurut mereka jangkauan pelayanan dari Desa Tiwusora menuju Kecamatan Lepembusu Kelisoke sangat jauh dan menghambat kepengurusan administrasi di kantor camat.


    "Kalau ke Kotabaru sangat dekat. Sedangkan ke Lepembusu Kelisoke sangat jauh aksesnya, apalagi jalannya sangat buruk," ujar Kades Gregorius.

     

    Dia mengatakan, bergabungnya mereka pada awalnya hanya untuk memenuhi persyaratan pembentukan sebuah kecamatan. Karena itu dia merasa sudah menjadi korban dari keinginan sejumlah pihak.


    Untuk itu bersama para mosalaki, tokoh masyarakat dan BPD, dia berharap agar Pemerintah dan DPRD Ende bisa mencari solusi terhadap keinginan mereka untuk bergabung kembali ke Kotabaru.


    Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Ende, Antonius Yohanes Bata mengatakan, kedatangan mereka untuk kesekian kalinya ke lembaga perwakilan rakyat itu dengan tujuan yang sama yakni mengembalikan mereka ke Kecamatan Kotabaru.


    "Mau tidak mau, karena terus-menerus datang, berarti sangat urgent untuk dibicarakan. Karena pembentukan sebuah kecamatan melalui Perda, maka kita akan duduk bersama lagi. Apakah kita akan merevisi kembali Perda ini untuk mengakomodir permintaan mereka," kata Bata.

     

    Dia juga berharap, sesuai visi dan misi bupati dan wakli bupati, segera merealisir pembangunan jalan ke wilayah desa tersebut sehingga bisa menjawabi keluhan masyarakat Desa Tiwusora.


    Bupati Ende Marselinus Y.W Petu di tempat berbeda mengatakan, keinginan warga Tiwusora secara politis tidak bisa dilakukan, karena jika diakomodir akan ada dampak ikutan yakni desa-desa lain untuk melakukan hal yang sama.


    "Kita harus berpegang pada regulasi, dalam hal ini Perda. Kalau tidak, akan berdampak buruk ke depannya," kata Marsel Petu sambil mengatakan bisa juga dilakukan revisi Perda namun harus dilihat secara politis jangan sampai akan berdampak pada desa-desa lainnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.