• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    TNI-Polri Sepakat Bangun Semangat Integrasi
    ALBERTO | Kamis, 07 Mei 2015 | 21:06 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    TNI-Polri
    Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Badrodin Haiti

     

    Kupang, Flobamora.net - Panglima TNI, Jenderal TNI Moeldoko mengatakan TNI dan Polri perlu membangun semangat sinergitas. Sinergitas bisa terbangun apabila ada semangat integrasi atau semangat bersama-sama.

     

    “Saya melihat dari upaya-upaya kalian (menari ja'i bersama,red)) membangun emosi dan kebersamaan tadi, pasti sinergisitasnya luar biasa," kata Jenderal Moeldoko saat memberikan pengarahan di hadapan 1.107 prajurit dari jajaran Korem 161 Wirasakti Kupang, Lanud TNI AU El Tari dan Lantamal VII Kupang, Kamis (7/5).

     

    Namun dia mengingatkan untuk bisa integrasi harus membangun gerakan dan langkah sebagai bagian dari membangun emosi. "Setelah langkah dan gerakan ketemu atau terintegrasi maka baru kita bicara sinergitas,' ujarnya.

     
    Menurutnya, membangun emosi tidak boleh dilihat secara sempit, tetapi dilihat sebagai sikap membangun kebersamaan. Dari situ baru muncul sinergi untuk menyelesaikan tugas.


    Dia mengatakan, di kalangan TNI masih ada ego sektoral, namun secara perlahan terus dihilangkan. Ego sektoral tidak perlu dipupuk karena tidak mendatangkan kekuatan dahsyat, kecuali kerapuhan. Selain itu ego sektoral tidak menghilangkan semangat  esprit de corps kesatuan jiwa, kesatuan semangat sangat mutlak diperlukan TNI. "Jiwa korsa harus tetap terjaga dengan baik tetapi bukan berarti mengurangi semangat  esprit de corps," tandasnya.


    Dengan menghilangkan ego sektoral, menurut dia, prajurit TNI dan Polri diharapkan berkontribusi bagi terciptanya ketenangan dan kedamaian. Pasalnya dua institusi ini menjadi tulang punggung bangsa. "Jika tulang punggu rapuh, nanti tidak bisa menyangga beban yang kuat," ujarnya.

     
    Hal yang sama disampaikan Kapolri, Jenderal Polisi Badrodin Haiti. Haiti mengatakan, selain mengamankan melaksanana tugas di bidang pertahanan dan keamanan, hal yang lebih penting  dari itu ialah berperan sebagai perekat bangsa.


    "Bangsa ini akan tercabik-cabik kalau kita tidak kompak dan bersatu. Kalau tidak satu bahasa dan satu langka apalagi dalam kondisi politik dan euforia demokrasi saat ini," ujarnya.

     

    Menurutnya, tantangan pengamanan ke depan masih banyak. Saat ini masih ada konflik antar elite parpol, pilkada serentak, dan rencana unjuk rasa pada 20 Mei mendatang. Menghadapi tugas yang berat tersebut, satu-satunya yang dilakukan ialah membangun sinergi antara TNI dan Polri.


    "Ada susah kita pikul bersama, ada gembira kita nikmati bersama. Dengan cara-cara semacam itu, ke depan TNI dan Polri semakin kompak mengawal bangsa ini menjadi bangsa yang besar," ujarnya. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.