• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 25 November 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Tabrak Tiang Telepon, Mahasiswa Ini Tewas
    ALBERTO | Sabtu, 09 Mei 2015 | 06:54 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Tabrak
    Jenazah Richard saat pertama kali ditemukan di depan tempat pengisian air minum, Kelurahan Liliba, Sabu (9/5) pagi.

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Richard Andreas W.Kase (20) mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi di Kota Kupang, putera mantan anggota DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) periode 2009- 2014, Marthen Kase, sekitar pukul 05.30 Wita ditemukan warga dalam kondisi tidak bernyawa di depan tempat pengisian ari minum, Jalan Bumi, Kelurahan Liliba .

     

    Lexy Benu, salah seorang warga mengatakan, semula dia mengira ada anak muda yang mabuk dan tertidur di pinggir jalan. Namun, setelah dilihat dari dekat korban ternyata meninggal dan di sampingnya tergeletak sebuah sepeda motor wrna hitam dalam kondisi ringsek.

     

    Beta kebetulan baru pulang dari gereja untuk matikan lampu. Saat lewat di situ, beta lihat sepertinya ada orang yang tidur. Nah, waktu beta lihat dari dekat ternyata dia tidak bergerak,” katanya saat ditemui di lokasi kejadian.

     

    Sontak, penemuan jenazah tersebut menghebohkan warga pagi itu. Warga pun mulai berdatangan ke lokasi kejadian untuk melihat korban yang dikabarkan ditemukan meninggal di pinggir jalan.

     

    Oleh warga, penemuan jenazah tersebut di laporkan ke Pos Polisi Bundaran PU. Sekitar pukul 06.00 Wita dua polisi tiba di TKP dan memeriksa identitas korban. Di saku celana korban ditemukan sebuah dompet hitam berisi KTP, SIM dan STKN.

     

    Pada pukul 06.30 Wita, Marthen Kase dan istrinya tiba di TKP. Begitu meilhat kondisi korban, Ny, Kase  langsung menangis histeris karena tidak menyangka, yang menjadi korban kecelakaan itu adalah puteranya.

     

    Dari informasi yang sempat diperoleh menyebutkan, korban pada malam sebelum kejadian, berpamitan dengan orang tuanya pergi mengerjakan tugas kuliah di rumah temannya.

     

    Berry, salah seorang anggota polisi di TKP menyebutkan, korban diduga meninggal karena kecelakan tunggal, setelah menabrak tiang telepon jika dilihat dari kondisi sepeda motor yang ditungganginya.

     

    “Kami perkirakan kejadiannya sekitar pukul 04.00 Wita. Untuk sementara diduga korban meninggal dunia setelah sepeda motornya menabrak tiang telepon,” jelasnya.

     

    Pukul 06.45 Wita jenazah Ricard dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum dan pemeriksaan lanjutan, meski keluarganya sempat meminta untuk dibawa ke rumah lantaran sudah dikenal identitasnya. ***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.