• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 29 Maret 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Dihantam Gelombang Pasang, Satu Rumah Penduduk di Barai Rusak Parah
    LEX | Jumat, 31 Januari 2014 | 13:34 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Dihantam
    Rumah yang Dihantam Abrasi

     
    Ende, Flobamora.net - Gelombang pasang yang terjadi Kamis, (30/1) malam sekitar pukul 22.00 Wita, menghantam kurang lebih 30 rumah penduduk Dusun Barai, Desa Borokanda, Kecamatan Ende Utara.

     

    Dari 30 rumah penduduk yang ada,  diketahui  satu rumah milik Guntur MD Matapan mengalami rusak parah dan tidak bisa dihuni lagi, sementara enam rumah lainnya terancam ambruk.

     

    Pantauan Flobamora.net, di lokasi kejadian, Jumat (31/1), kondisibangunan milik Guntur bolong, dimana tembok penyokong, serta fondasi rumah hancur di sapu gelombang pasang.

     

    Kurang lebih 10 meter tembok penyokong amblas disertai lubang yang menganga akibat fondasi rumah dihantam derasnya gelombang pasang. Sementara kondisi ke enam rumah lainnya kini juga terancam gelombang pasang dan jika tidak segera di tangani maka kedepan juga akan ambruk.

     

    Guntur MD Matapan menceritakan, saat kejadian dirinya bersama sang istri dan tiga orang anak sudah terlelap tidur. Tiba-tiba ia merasakan air sudah masuk ke dalam rumah. Bersama istri dia bangun lalu mengamankan isi rumah. Namun belum sempat menyelamatkan seluruh barang tiba-tiba lantai rumah ambruk dan bolong yang menyebabkan satu tempat tidur beserta beberapa pakaian ikut jatuh dan hanyut dibawah derasnya gelombang.

     

    “Hampir saja kami terjebak di kamar tidur jika tidak cepat menyelamatkan diri akibat lantai jebol. Beberapa potong pakaian dan sebuah tempat tidur hanyut dibawah derasnya gelombang pasang”kata Guntur yang juga ketua RT01/Rw01 Dusun Barai bawah ini.

     

    Dengan kejadian ini dia bersama istri dan anak untuk sementara mengungsi di rumah kerabat terdakat di sekitar lokasi tersebut. 

     

    Sekretaris Desa Borokanda, Pua, dikonfirmasi terkait dengan kejadian ini di lokasi  mengatakan, bencana yang di alami warganya yang terburuk pada saat ini, sebab sebelumnya juga terjadi hal yang sama pada tahun sebelumnya namun tidak  separah kali ini.

     

    Menurutnya kurang lebih 32 KK yang ada di pesisir pantai Barai jika tidak segera ditangani juga akan mendapat kesulitan nantinya.

     

    Dia menyebutkan, selain rumah milik Guntur yang rusak parah juga rumah milik enam warga lainnya yang terancam ambruk , yakni rumah milik Ismail Bekar, Sulaiman Marine, Natzir Dj, Mardin Arifin,Adnan Ambutua,Mansyur Djafar dan H.Muhamad Jae HD.

    Sementara sepanjang pesisir  terdapat kurang lebih 32 Rumah yang juga sesewaktu akan terkena dampak abrasi jika tidak segera di tanggulangi. Dia berharap agar ke depan pemerintah secepatnya melakukan penanganan darurat dalam membendung abrasi pantai.

     

    Sementara itu anggota DPRD Ende, Herman Yoseph Wadhi yang terjun ke lokasi berharap agar pemernitah segera melakukan tinakan tanggap darurat.

     

    Karena menurutnya, masyarakat kini berharap banyak agar sesegera mungkin mengalokasikan dana untuk pembuatan tanggul pengaman di lokasi tersebut.

     

    “Saya juga berharap pemerintah provinsi bisa turut membantu menangani permasalahn ini melalui alokasi dana dari Dinas PU melalui bidang terkait”katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.