• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Satu Siswa tidak Lulus UN di Kabupaten Ende
    ALEX | Jumat, 15 Mei 2015 | 21:22 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Satu
    Konvoi siswa dengan berjalan kaki merayakan kelulusan UN

     

    Ende, Flobamora.net - Dari 26 SMA/MA/SMA LB dan 11 SMK di Kabupaten Ende, hanya satu sekolah yang prosentase kelulusannya tidak mencapai seratus persen. SMA yang tidak mencapai kelulusan 100 persen adalah SMA Taruna Widya Ende, di mana satu siswanya dinyatakan tidak lulus.

     

    Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas PPO Kabupaten Ende, Maria Margaretha Pe saat memberikan laporan kelulusan dalam rapat bersama Bupati Marselinus Y.W Petu dan Kadis PPO, Piet Guido No yang dihadiri semua kepala sekolah SMA/MA/SMALB dan SMK, Jumat (15/5).


    Dia menyebutkan, dari 26 SMA/MA/ SMALB hanya satu sekolah yang tidak mencapai kelulusan 100 % yakni SMA Tarvid sementara untuk SMK dari 10 sekolah kejuruan yang ada semua mendapat kelulusan 100 %.


    Bupati Marsel dalam arahan mengatakan, rasa syukur dan apresiasi terhadap kelulusan para siswa ini. Namun demikian dia berharap kelulusan ini bukan suatu hasil ujian  yang instan dalam arti belajar hanya untuk lulus, tetapi belajar untuk hidup.


    "Mestinya hasil kelulusan untuk hidup, untuk bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi,bukan untuk bisa lulus yang saya artikan sebagai kelulusan instan," katanya.

     

    Kepada sekolah-sekolah dia berharap, ke depannya untuk berlomba-lomba, bukan saling mengalahkan namun untuk lebih bisa meningkatkan kualitas.


    Dia mengajak seluruh komponen masyarakat baik Dinas PPO maupun sekolah, guru dan orang tua untuk terus melakukan inovasi dan kreativitas.” Meski kelulusan tahun ini cuma satu sekolah yang belum maksimal, namun kita tetap berbangga untuk kerja dan kinerja semua stakeholder pendidikan,” ujarnya.


    "Meski saya bangga namun tepuk tangan akan kelulusan ini halus-halus saja. Karena kelulusan ini tidak ditentukan hasil UN namun oleh sekolah," tuturnya.

     

    Dia berharap, label kejujuran kepada Kabupaten Ende yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan tetap dan terus dipertahankan, karena itu dia meminta sekolah-sekolah bisa bercermin diri dan melihat entahkah wajah di cermin itu adalah wajah sendiri ataukah wajah orang lain.


    Tentang siswa yang tidak lulus, Sekretaris Dinas PPO Kabupaten Ende, Maria Margaretha Pe mengatakan, siswa yang tidak lulus pada SMA Tarvid adalah yang sedang ditahan di LAPAS Ende karena kasus asusila.


    "Mungkin karena pertimbangan
    moral sehingga bersangkutan oleh sekolah dinyatakan tidak lulus," katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.