• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 20 Oktober 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Komisi IV DPRD NTT Bantah Ada Proyek Siluman
    ALBERTO | Senin, 18 Mei 2015 | 14:49 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Komisi
    Ketua Komisi IV, Alexander Ena dan Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTT, Anjelino da Costa

     

    Kupang, Flobamora.net - Setelah menjadi polemik di ranah publik lebih dari tiga bulan, akhirnya Komisi IV DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) membantah adanya 14 proyek siluman dengan dana sebesar Rp 7,4 miliar yang saat ini ditangani Dinas PU setempat.

     

    Bantahan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD NTT Anjelino da Costa  dalam keterangannya kepada wartawan di Kupang, Senin (18/5), usai menggelar rapat intern komisi.

     

    Menurutnya, Komisi IV akan menyampaikan rekomendasi kepada pimpinan dewan dan menjelaskan kalau tidak ada proyek siluman. Karena semuanya sudah disetujui di Banggar sebelum penetapan anggaran.


    "Sekali lagi saya katakan tidak ada proyek siluman karena pembahasan dan penetapan anggaran sudah sesuai dengan mekanisme," kata Anjelino.


    Sementara Sekretaris Komisi IV, Thomas Tiba menegaskan, DPRD tidak berwenang mengalokasikan anggaran untuk sebuah proyek. Tugas DPRD adalah menyetujui dan mengawasi anggaran yang ditetapkan bersama oleh pihak eksekutif.


    Dia mengakui, anggota Komisi IV DPRD NTT, Viktor Lerik melaporkan hal itu ke pihak kejaksaan, namun hal itu adalah keputusan pribadi, bukan atas nama komisi. "Laporan Viktor Lerik adalah pribadinya, bukan atas nama komisi," kata Thomas.


    Saat disinggung mengenai informasi yang berkembang kalau DPRD dan Pemerintah NTT membagi-bagi proyek, Thomas menepisnya. Alasannya, DPRD tidak berwenang untuk mengurus masalah keuangan karena pemerintah adalah eksekutor anggaran. 


    Sementara Ketua Komisi IV DPRD NTT Alexander Ena menjelaskan, pembahasan APBD 2015 dilasanakan 1-30 Desember 2014. Hasil pembahasan Komisi IV DPRD dan Dinas PU NTT menghasilkan 67 program proyek. Namun, DPRD tidak mengetahui besar anggaran untuk 67 proyek dimaksud.


    "Dinas PU sodorkan Rp147.250 miliar untuk 67 program proyek untuk dibahas bersama Komisi IV dan hasilnya dibawah ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD NTT dan ditetapkan," kata Ena.


    Dia menjelaskan Komisi IV DPRD NTT bermitra dengan delapan dinas atau Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dalam rapat, Komisi IV mendapat rancangan anggaran dari delapan mitra sebesar Rp Rp153 miliar lebih untuk dibahas.


    "Jadi semua anggaran yang disetujui sudah dibahas bersama antara pemerintah dan DPRD NTT sehingga tidak ada proyek siluman seperti yang diisukan saat ini," katanya.


    Untuk diketahui, masalah tersebut sempat diributkan dipublik, bahwa adanya anggaran Rp7,4 miliar untuk 14 paket proyek di Dinas PU NTT dan diduga sebagai siluman. Hal itu dilaporkan oleh anggota DPRD NTT Viktor Lerik ke pihak Kejaksaan, namun laporan itu tidak ditindaklanjuti.


    Laporan itu juga mendapat dukungan dari Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem). Namun, tanpa diduga Komisi IV menyatakan tidak ada dana siluman karena aggaran telah ditetapkan sesuai mekanisme yang berlaku.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.