• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 25 Oktober 2021

     
    Home   »  Nasional
     
    Puan Maharani Berbaur dalam Gawi Bersama
    ALEX | Rabu, 20 Mei 2015 | 21:19 WIB            #NASIONAL

    Puan
    Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani saat menari selendang pada puncak peringatan Harkitnas di Lapangan Pancasila Ende, Rabu (20/5)

     

     

    Ende, Flobamora.net - Kemeriahaan puncak peringatan Hari Kembangkitan Nasional Tahun 2015 di Lapangan Pancasila, Ende “menggoda”  Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani turun dari podium kehormatan dan bergabung  bersama ratusan siswa SMA yang membawakan Tarian Gawi.

     

    Sontak saja, saat Puan Maharani berbaur dalam Gawi massal, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nachrowi, Ketua Dewan Pertimbangan Kepresidenan Sri Adiatyningsih, anggota DPR Herman Hery  dan seluruh pejabat yang hadir ikut ambil bagian.


    Terlihat cucu Bung Karno ini sangat menikmati 'goyangan' Gawi. Meski harus tertatih-tatih menyesuaikan gerakan kaki, namun terlihat Puan sangat menikmati termasuk ketika diberi selendang untuk menari.


    Tarian Gawi massal dalam bentuk lingkaran yang melambangkan kegotongroyongan dan persatuan utuh, pementasan yang dilakukan oleh ratusan siswa SMA ini tidak lagi untuk dipertontonkan namun kini dinikmati oleh para undangan yang ada.


    Setelah 'goyangan' Gawi, Menko Puan dikerubuti banyak warga Kota Ende sekadar bersalaman. Tak ada lagi nampak protokoler layaknya seorang pejabat negara. Dengan senyum di bibir dalam teriknya matahari tidak menyurutkan Putri Megawati ini untuk menyapa warga.


    Bahkan Puan Maharani sempat 'menaiki' tembok pagar pengaman pohon sukun demi bisa menyapa dan bersalaman dengan warga kota. Aksi yang tidak biasa ini mendapat apresiasi positif warga Kota Ende.


    "Ketulusan seorang cucu Soekarno kita bisa lihat di sini. Bayangkan meski panas terik masih sempat gawi bersama dan bersalaman dengan kita," ujar Siti Zubaedah  Warga Ende Selatan.

     

    Dia juga bersyukur bisa berjabatan tangan dengan cucu pendiri bangsa ini.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.