• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 24 November 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    Elektabilitas Jokowi Menurut IRC
    ANA DEA | Sabtu, 01 Februari 2014 | 19:50 WIB            #NASIONAL

    Elektabilitas
    Dok/Web (Antara) : Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo

     

     
    Jakarta - Indonesia Research Centre (IRC) merilis survei kapabilitas calon presiden. Hasilnya, nama Gubernur DKI Joko Widodo (Jokowi) berada di urutan pertama dengan 3,1 persen.

    Jokowi mengungguli capres lain seperti Jusuf kalla (2,8 persen), Wiranto-Hary Tanoesoedibyo (2,6 persen), Prabowo Subianto (2,4 persen), Surya Paloh (2,3 persen), Megawati Soekarnoputri (1,7 persen), Aburizal Bakrie (1,5 persen), Dahlan Iskan (1,4 persen) dan Mahfud MD (1,2 persen).

    "Nama Jokowi tidak hanya tinggi dari elektabilitasnya. Tercatat Kapabilitas Jokowi sebagai capres pun tinggi," kata peneliti IRC, Yunita Mandolang di acara media rilis 'Survei Capres 2014: Elektabilitas Versus Kapabilitas', di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/2).

    Dalam survei itu, Jokowi dinilai paling kuat dalam menyelesaikan persoalan lingkungan. Selain itu Jokowi juga mampu menyelesaikan masalah transportasi dan juga kesehatan.

    Sementara, persoalan banjir yang melanda Jakarta saat ini tidak mempengaruhi kapabilitas mantan wali kota Solo tersebut.

    "Meskipun kritik mengalir deras dalam penanganan banjir Jakarta yang masih terjadi dalam satu bulan terakhir, Jokowi dinilai punya kemampuan yang signifikan untuk mengatasinya," terangnya.

    Selain itu, pergerakan Jokowi selama menjabat seperti blusukan dan relokasi waduk cukup efektif untuk meyakinkan publik. Belum lagi kebijakan Jokowi untuk mengatasi kemacetan seperti membangun transportasi massal seperti Mass Rapid Transit (MRT).

    "Dan dalam menangani kesehatan, program Kartu Jakarta Sehat (KJS) menjadi penilaian sendiri di hati masyarakat," katanya.

    Survei ini dilakukan pada 23 Desember 2013 hingga 14 Januari 2014 di seluruh provinsi Indonesia. Jumlah sampel yang digunakan adalah 1.400 orang yang sudah berumur 17 tahun atau lebih. Margin of error dalam survei ini kurang lebih 2,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

     


    Sumber: Merdeka.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.