• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 29 November 2020

     
    Home   »  Nasional
     
    Jokowi Tunjuk 9 Anggota Pansel KPK, Semuanya Perempuan
    ANA DEA | Kamis, 21 Mei 2015 | 09:55 WIB            #NASIONAL

    Jokowi
    Presiden Joko Widodo memberikan sambutan dalam acara penyerahan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kantor Pos Kampung Melayu, Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, Rabu (13/5/2015). KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES

     

     
    JAKARTA — Presiden Joko Widodo telah membentuk Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (21/5/2015). Pansel terdiri dari sembilan orang anggota dari berbagai latar belakang. Sembilan orang yang ditunjuk Jokowi semuanya perempuan.

    Jokowi berharap pansel ini dapat menghasilkan komisioner KPK yang berintegritas untuk menggantikan komisioner yang akan segera mengakhiri masa tugasnya pada akhir 2015 mendatang.

    "Saya berharap komisioner yang terpilih nanti memiliki kemampuan yang lengkap, yang mampu memperkuat kelembagaan KPK dan yang mampu meningkatkan sinergi KPK dengan lembaga penegak hukum lainnya dalam rangka membangun sistem pencegahan dan pemberantasan korupsi," ujar Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis.

    Jokowi tidak menjawab pertanyaan wartawan mengapa semua yang dipilih berjenis kelamin perempuan. Seusai memberikan pernyataan kepada pers, dia langsung berjalan menuju pesawat kepresidenan untuk bertolak ke Malang.

    Berikut adalah sembilan anggota Pansel KPK:

    1. Destri Damayanti, ahli ekonomi keuangan dan moneter (Ketua merangkap anggota)
    2. Enny Nurbaningsih, pakar hukum tata negara (Wakil Ketua merangkap anggota)
    3. Harkristuti Harkrinsowo, pakar pidana hukum dan HAM
    4. Betty Alisjahbana, ahli IT dan manajemen
    5. Yenti Garnasih, ahli hukum pidana, ekonomi, dan pencucian
    6. Supra Wimbarti, ahli psikologi SDM dan pendidikan
    7. Natalia Subagyo, ahli tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi
    8. Diani Sadiawati, ahlli hukum dan perundang-undangan
    9. Meuthia Ganie Rochman, ahli sosiologi

     


    Sumber: nasional.kompas.com
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.