• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 27 Januari 2022

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Hingga Awal Februari, Pegawai Negeri di TTU Belum Gajian
    OSKAR P | Sabtu, 01 Februari 2014 | 21:34 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Hingga
    PNS di TTU

     

     
    Kefamenanu, Flobamora.net - Pegawai di jajaran Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) "menjerit', sebab di awal Tahun 2014 ini mereka dihadapkan dengan situasi belum terbayarnya gaji untuk bulan Januari.

    Akibat belum diterimanya gaji bulan pertama tahun ini, para pegawai mengaku cukup kesulitan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, baik untuk membeli sembako, maupun memenuhi kebutuhan lainnya, seperti membayar tagihan listrik, telepon, ataupun air.

    "Untuk membeli bahan kebutuhan pokok sangat sulit. Belum lagi kebutuhan lainnya,  seperti memenuhi biaya studi anak yang sekolah. Yah, mau tidak mau terpaksa harus berutang ke toko atau kios yang kami kenal. Nanti terima gaji baru bayar," keluh Blasius, salah satu pegawai pada Sabtu (1/2) di Kefamenanu.

    Keterlambatan pembayaran gaji pegawai di Kabupaten TTU untuk bulan Januari, kerap terjadi setiap awal tahun. Pemerintah daerah setempat beralasan, ini terjadi lantaran penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) selalu terlambat.

    Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandez mengatakan, walau dalam aturan menyatakan gaji pegawai dapat dibayarkan tanpa menunggu penetapan APBD, namun ia harus berhati-hati, karena menyangkut pertangungjawaban anggaran yang sangat besar.

    "Memang gaji itu masuk dalam komponen belanja wajib, tapi kan ada mekanisme soal itu. Ada runutan yang harus kita petuhi. Jangan sampai hanya karena wajib,  kemudian kita harus melawan aturan," tegasnya.

    Menurut Fernandez, harusnya penetapan APBD sudah dilakukan pada 31 Desember lalu. Setelah itu diikuti penjabaran melalui peraturan bupati, dan seterusnya hingga penertiban SK para pengelolah keuangan (bendahara) di SKPD yang ada. Dari situ baru bendahara mengajukan SPP ke bendahara umum daerah untuk uang itu keluar dan dibayarkan kepada pegawai.

    "Mekanismenya kan harus begitu. Tetapi kenyataannya TTU ini agak berbeda, APBD saja hingga saat ini belum ditetapkan," ujarnya.

    Terhadap persoalan ini, kata dia,  pihaknya sudah bersurat ke Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dan telah mendapat penegasan gaji pegawai boleh dibayarkan mendahului penetapan APBD. Menindak lanjuti itu, ia sudah bersurat ke DPRD, meminta persetujuan. Diharapkan dalam waktu dekat ini, pembayaran gaji pegawai bisa dilakukan.

    Berdasarkan data yang ada, jumlah pegawai negeri di Kabupaten TTU berjumlah 6.143 orang. Biaya gaji bagi seluruh pegawai setiap bulannya,  hampir mencapai 24 milyar rupiah. **

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.