• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    DPRD Kota Kupang Ancam Tutup Hotel tak Miliki Amdal
    ALBERTO | Senin, 25 Mei 2015 | 10:48 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    DPRD
    Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Marthinus Medah

     

    Kupang, Flobamora.net -  DPRD Kota Kupang mengancam akan menutup sementara hotel dan restoran yang tidak memiliki izin analisis dampak lingkungan (Amdal). Untuk itu dalam waktu dekat Komisi I yang membidanginya akan melakukan monitoring lapangan.

    Wakil Ketua DPRD Kota Kupang , Marthinus Medah mengatakan ini kepada wartawan di Kupang, akhir pekan lalu.

     

    Teni, demikian Marthinus biasa disapa mengatakan, peninjauan lapangan itu perlu dilakukan karena belum lama ini salah satu hotel di Kota Kupang membuang limbah tidak pada tempatnya. Akibatnya, terjadi pencemaran lingkungan sekitarnya. Dikhawatirkan hotel dimaksud tidak memiliki amdal.

     

    “Kita perlu bersikap tegas karena pembangunan hotel dan restoran di Kota Kupang terus bertambah setiap saat,” kata Teni.

     

    Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Tata Ruang Kota Kupang, Hengky Dapamerang menyatakan, pemerintah terus menata daerah pesisir pantai seperti penanaman mangrove. Dengan harapan, bisa mengembalikan biota laut yang selama ini sudah rusak akibat bencana atau ulah manusia seperti pembuangan limbah.

     

    Selain itu, lanjutnya, akan melakukan penataan tempat penjualan terutama penjualan ikan di daerah pesisir agar bisa dijadikan sebagai daya tarik wisata. Untuk hal ini, masih dilakukan pengkajian, karena sedang dibuat rencana tata bangunan dan lingkungan. Anggaran untuk kegiatan ini akan dibantu oleh pemerintah provinsi.

     

    Hengky berharap agar masyarakat terutama para pedagang ikan di pesisir pantai untuk memahami rencana pemerintah terkait penataan tata ruang kota. Tentunya, apa yang dilakukan pemerintah itu demi kebaikan masyarakat. Jika daerahnya sudah ditata dengan baik, dengan sendirinya perputaran ekonomi menjadi lebih baik.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.