• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 03 Desember 2020

     
    Home   »  Travel
     
    Daerah-daerah Bersejarah, Istanbul, Turki
    YOHANES LANGGAR BILLY | Sabtu, 01 Februari 2014 | 22:51 WIB            #TRAVEL

    Daerah-daerah
    Dok/Web / The Blue Mosque - Situs Warisan Dunia

     

     

    Istanbul didirikan pada persimpangan dua benua dan secara berturut-beturut menjadi ibukota tiga kekaisaran yaitu Kekaisaran Romawi Timur, Kekaisaran Byzantium dan Kekaisaran Ottoman.  Sebagai ibukota tiga kekaisaran namanya berubah tiga kali, pertama Byzantium, kemudian berubah menjadi Konstantinopel dan nama sekarang Istanbul. Istanbul selalu dikaitkan dengan peristiwa-peristiwa besar politik, agama dan sejarah artistik baik di Eropa maupun di Asia selama dua milenia (2000 tahun), Karya-karya besar yang dibangun di Istanbul dan merupakan warisan kota ini seperti Gelanggang Sirkus Konstantinopel, Hagia Sophia abad keenam, masjid Suleymaniye abad keenambelas, sekarang berada dalam ancaman tekanan penduduk, polusi industri, dan urbanisasi yang tak terkendalikan.

     

    Situs Warisan Dunia-nya mencakupi empat zona yang menggambarkan fase utama sejarah kota tersebut dengan menggunakan monumen-monumennya yang paling bergengsi seperti misalnya Taman Arkeologi pada bagian ujung semenanjung di mana berdiri kota barat; Alun-alun Suleymaniye, alun-alun Zeyrek; dan zona benteng-benteng.

     

    Kota kuno dan ibukota Kekaisaran Romawi Timur direpresentasikan baik oleh Gelanggang Sirkus Konstantinopel (yang sudah ada sejak tahun 324) yang terletak di Taman Arkeologi, maupun oleh sistem saluran air yang besar (378) di Alun-alun Suleymaniye, dan oleh benteng-benteng (413) yang terletak di zona keempat.

     

    Ibukota Kekaisaran Byzantium ditandai oleh beberapa monumen besar. Di Taman Arkeologi terdapat Gereja St Sophia dan Gereja St Irene yang dibangun pada era Justinian (527-65). Di Alun-alun Zeyrek terdapat Biara Pantokrator kuno yang didirikan pada masa John II Commenus (1118-43); di zona benteng-benteng terdapat gereja tua bernama Penyelamat Suci (Holy Savior) di Chora (sekarang bernama Kariye Camii) dengan mosaik yang menakjubkan dan lukisan-lukisan yang menawan abad keempatbelas dan abad kelimabelas. Sekarang lapisan luar tembok-temboknya adalah hasil modifikasi yang dilakukan antara abad ketujuh dan abad keduabelas termasuk di dalamnya Alun-alun dan Istana Blachernes.

     

    Ibukota Kekaisaran Ottoman direpresentasikan oleh monumen-monumen yang sangat penting arsitekturnya: Topkapi Saray dan Mesjid Biru (the Blue Mosque) di Zona Arkeologi; mesjid Shezade dan mesjid Suleymaniye di Alun-alun Suleymaniye dan alun-alun ini menjadi rumah bagi 525 rumah kayu.  


     


    Sumber: The World`s Heritage, UNESCO 2011, p 226
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.