• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 26 Mei 2020

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    REI Targetkan Jual 400 Rumah di Expo Layanan Kesejahteraan
    ALBERTO | Rabu, 27 Mei 2015 | 12:10 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    REI
    Kepala BKD Provinsi NTT, Emanuel Kara

     

    Kupang, Flobamora.net - Dewan Pimpinan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) NTT manargetkan penjualan 400 unit rumah pada Expo Layanan Kesejahteraan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT.

     

    Ketua DPD REI NTT Bobby Lianto di lokasi pameran, Rabu (27/5) mengatakan, rumah yang akan dijual dalam pameran itu adalah kelas menengah dan yang dibiayai melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).


    "400 unit rumah ini kalau dikonversi ke uang nilainya mencapai Rp 50 miliar. Kalau ini tercapai, luar biasa perputaran uang dalam tiga hari ini. Sedangkan tahun sebelumnya realisasi penjualannya hanya sekitar Rp 10 miliar. Belum lagi produk-produk dari instansi lainnya seperti perbankan dan otomotif," katanya.

    Pameran yang dipusatkan di halaman depan Aula El Tari Kupang ini berlangsung selama tiga hari, dari Rabu (27/5) hingga Jumat (29/5).


    Pemiilik Perumahan Sejahtera Land Oetalu ini mengatakan, keterlibatan REI pada ajang expo tersebut guna mendukung Program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah pada 28 April lalu.


    Wakil Ketua DPD REI NTT Bobby Pitoby menambahkan, selain pameran, dalam kegiatan itu juga diisi dengan sosialisasi Program Sejuta Rumah bagi para PNS maupun masyarakat umum yang mau mengikutinya.


    Dia mengatakan, sebanyak 12 anggota REI NTT berpartisipasi dalam pameran tersebut. Mereka mengambil stan masing-masing dan siap mamerkan rumah FLPP dan kelas menengah.


    Kepala BKD Provinsi NTT Emanuel Kara menjelaskan, pameran ini merupakan kali ketiga. Untuk tahun ini, sengaja diselenggarakan di luar ruangan agar masyarakat umum pun bisa mengikutinya.


    "Karena itu kita namakan Expo Layanan Kesejahteraan. Jadi tidak hanya untuk PNS, tetapi juga masyarakat umum," ujarnya.


    Dia mengatakan, pameran ini akan diikuti 32 instansi,  baik pemerintah dan swasta dari semua kabupaten/kota. Antara lain lembaga perbankan, koperasi, dealer, BPJS Kesehatan, dan BPJS Ketenagakerjaan.


    "Ini dimaksudkan agar PNS bisa tau layanan perbankan, perkreditan, koperasi, Taspen, kredir kendaraan, dan perumahan," jelasnya.


    Ditanya soal target pembelian rumah oleh PNS dalam expo itu, Emanuel mengatakan hal itu sangat tergantung dari PNS. “Yang terpenting mereka bisa mengetahui sistem layanan dari lembaga-lembaga tersebut untuk kemudian memutuskan untuk memanfaatkannya,” ujarnya.


    Menurutnya, layanan kesejahteraan bukan hanya monopoli pemerintah. Pemerintah harus bermitra dengan dunia usaha, dan saling bergandengan tangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.