• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 Januari 2022

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Harga Bahan Kebutuhan Pokok di NTT Stabil
    ALBERTO | Kamis, 28 Mei 2015 | 13:27 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Harga
    Ilustrasi kebutuhan pokok

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Harga bahan kebutuhan pokok di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih satbil menjelang bulan suci Ramadan. Harga rata-rata jenis komoditi kebutuhan pokok masyarakat di Kota Kupang, NTT masih stabil dan situasi beli di pasar-pasar tradisional tetap kondusif serta daya beli masyarakat tetap tinggi. 


    "Pada 27 Mei 2015 harga rata-rata komoditi kebutuhan pokok masyarakat tidak mengalami pergerakan harga, artinya masih tetap stabil," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT Bruno Kupok, Kamis (28/5).

     

    Ia menjelaskan, dari 17 jenis (41 macam) komoditi kebutuhan pokok masyarakat yang secara kontinyu dan konsisten dilakukan pengambilan data dan harga setiap hari di enam pasar tradisional yaitu Pasar Kasih Naikoten, Pasar Oebobo, Pasar Koanoni, Pasar Oesapa, dan Pasar Penfui.

    Untuk NTT, harga bahan pokok tidak mengalami perubahan signifikan pada hari raya Ramadan karena yang merayakan bukan mayoritas. Biasanya harga barak bergerak naik pada saat hari Raya Natal karena bertepatan dengan musim hujan sehingga berpengaruh juga terhadapa ketersediaan stok.


    Dia menyampaikan, biasanya menjelang hari raya, Dinas Perindustrian dan Perdagangan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi kelangkaan sembilan bahan pokok (Sembako). "Sekarang stok kebutuhan yang tersedia mencukupi sampai tiga bulan ke depan sehingga warga jangan khawatir dengan kondisi ini," katanya.  


    Saat disinggung mengenai kemungkinan harga barang naik saat Ramadan, Nikanor mengatakan belum bisa memastikan karena hal itu tergantung mekanisme pasar. Namun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan berkewajiban untuk terus memantau kondisi di pasar.


    Dia menguraikan harga besar premium di pasar sebesar Rp12.000 per kilogram (Kg), beras medium Rp11.000 per Kg, dan beras bulog Rp7.400 per Kg. Minyak goreng jenis bimoli Rp15.000 per liter, Kunci Mas Rp15.000 per liter, Filma Rp15.000 per liter, dan bimoli tanpa merk Rp12.000 per liter.


    Selain itu, gula pasir jenis Kristal Rp13.666 per Kg, Gulaku Rp13.022 per Kg. Daging sapi lokal murni Rp Rp80.000 per Kg, Ayam Broiler Rp30.111 per Kg, Ayam Kampung Rp48.388 per Kg. Untuk telur ayam kampung Rp 52.500 dan brioler Rp28.500.


    Cabe merah besar keriting Rp35.000 per Kg, cabe merah besar biasa Rp 30.000 per kg. Sedangkan untuk cabe kecil biasa dijual Rp40.000 per kg dan cabe rawit Rp 65.889 per kg. "Bawang putih dan bawang merah masing-masing dijual Rp 30.000 per kg," katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.