• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 30 November 2021

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Pemprov NTT Alokasikan Dana Rp 16,5 Miliar untuk Pengembangan Ternak Sapi
    RISKY ALBERTO | Sabtu, 30 Mei 2015 | 09:47 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Pemprov
    Ilustrasi ternak sapi

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Pemerintah Provinsi NTT mengalokasikan anggaran sebesar Rp 16, 5 miliar dalam APBD tahun 2015 untuk mendukung upaya-upaya percepatan pengembangan ternak sapi di daerah ini.

     

    Kepala Dinas Peternakan NTT, Dany Suhadi yang dihubungi Sabtu (30/5) mengatakan, dana sebesar itu dialokasikan untuk beberapa program yang harus dikerjakan dalam mendukung tekad pemerintah menjadikan provinsi kepulauan ini sebagai salah satu pemasok kebutuhan daging nasional dan provinsi ternak.

     

    “Ada sekitar  lima item program atau kegiatan yang menjadi tanggung jawab Dinas Peternakan dalam upaya mendukung perepatan pengembangan ternak sapi  di NTT. Tugas ini harus bisa dilaksanakan dengan baik,” katanya.

     

    Dia menjelaskan, program yang harus dilaksanakan antara lain pembangunan sarana dan prasarana pembibitan ternak di instalasi Lili sebesar Rp 4,2 miliar untuk rehabilitasi kandang, pembangunan pedok, pembangunan gudang pakan dan pembangunan kantor instalasi.

     

    Kemudian, sambungnya, pengadaan dan distribusi vaksin serta pakan ternak sebessr Rp 3,3 miliar untuk pengadaan vaksin dan obat-obatan ternak, pengadaan pakan dedak mineral untuk sapi, pengadaan pakan konsentrat, formula pengawetan pakan dan pengadaan HMT sapi berupa tanaman lamtoro teramba.

     

    “Selanjutnya, program peningkatan populasi dan produktifitas ternak sapi antara lain dialokasikan untuk pengadaan ternak sapi bakal jenis sapi bali sebanyak 330 ekor dan jenis sapi ongole sebanyak 220 ekor serta beberapa kegiatan penunjang lainnya,” paparnya.

     

    Dia menuturkan, program lain yang dilaksanakan tahun ini adalah pencegahan dan penanggulangan penyakit ternak dengan alokasi dana sebesar Rp 2,2 miliar antara lain untuk pengadaan obat-obatan dan vaksin, pelayanan vaksin, pelatihan bedah di rumah sakit hewan di Jakarta serta kegiatan lainnya.

     

    Kata dia, program terakhir adalah dukungan manajemen dan pengembangan peternakan dengan alokasi anggaran sebesar Rp 1,9 miliar untuk survei dan diagnosa penyakit hewan, pembinaan laboratorium hewan, sosialisasi pelayanan kesehatan hewan, pengawasan perdagangan ternak antarpulau dan penyuluhan penerapan teknologi tepat guna.

     

    “Selain alokasi dana dari APBD, pemerintah pusat melalui APBN tahun 2015 juga mengalokasikan dana sebesar Rp 56 miliar untuk mendukung upaya pengembangan ternak sapi di NTT,” tambahnya.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.