• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 26 Agustus 2019

     

     
    Home   »  Travel
     
    Wisatawan Australia Beramai-ramai Kunjungi Ende
    ALEX | Rabu, 03 Juni 2015 | 13:58 WIB            #TRAVEL

    Wisatawan
    Wisatawan Australia menari Wanda Pau di Kampung Adat Rada Ara, Kecamatan Ndona

     

    Ende, Flobamora.net - Ratusan wisatawan Australia menggunakan kapal pesiar Caledonia Sky mengunjungi Kabupaten Ende, Rabu (3/6). Kedatangan mereka untuk menikmati keindahan alam serta mengunjungi beberapa kampung adat, Danau Kelimutu dan situs Bung Karno.


    Seperti disaksikan Flobamora.net, setelah Kapal Pesiar Caledonia Sky merapat di Dermaga Ipi, Ende, ratusan wisaman yang kebanyakan sudah berumur tersebut turun dan kemudian diarahkan ke Situs Bung Karno.

     

    Sebelumnya, mereka mengunjungi Taman Permenungan Bung Karno  dan pohon sukun tempat Bung Karno merenungkan butir-butir Pancasila.

    Bernabas, salah seorang guide mengatakan, para wisatawan itu dibagi dalam dua grup. Di mana grup pertama hanya melakukan wisata kota, sementara lainnya melakukan wisata ke Danau Kelimutu.

     

    Untuk wisata kota, katanya, selain mengunjungi tempat Soekarno diasingkan,  mereka juga mengunjungi kampung  adat Rada Ara di Kecamatan Ndona.


    “Di kampung adat, mereka diterima dengan musik suling dan tarian 'Jeku Jole'. Kemudian mereka disuguhi aneka masakan tradisional. Mereka juga melihat perkampungan adat, menyaksikan proses pembuatan kain tenun (lawo dan ragi) serta diajak bersama menari tarian Wanda Pa'u,” ujarnya.


    Salah seorang Wisatawan, Cerel yang diminta tanggapan di sela kegiatan di Rada Ara  mengungkapkan rasa kagumnya akan budaya Ende Lio.

     

    Dia mengatakan, kehidupan yang  masih asli seperti ini yang membuat mereka tertarik. Juga budaya yang dia kenal masih sangat kuat akan nilai mistiknya.


    "Wonderful, I like your culture. I hope, we will come again. We will  talk about  this villeges to our people in Australian, I sure they will come too," ujar Cerel.

     

    Dia juga kagum dengan pembuatan kain tenun yang dikerjakan para ibu di Rada Ara.


    Sementara pasutri Neil dan Keil mengatakan kagum dengan budaya di Flores yang menurut mereka sangat unik. “Flores memiliki keunikan  budaya dan bahasa yang berbeda,” tutur Neil.


    Salah seorang warga Rada Ara, Martinus mengatakan rasa senangnya karena dikunjungi wisatawan mancanegara.

     

    Dia menyebutkan, kedatangan para wisatawan dari Australia ini bisa memperkenalkan budaya Kabupaten Ende kepada masyarakat internasional sehingga bisa dikenal ke mancanegara.


    "Keuntungan yang lain adalah kami bisa jual hasil tenun kepada wisatawan wancanegara. Kami juga jual kesenian rakyat," kata Martinus.

     

    Dia berharap pemerintah daerah bisa lebih gencar lagi melakukan promosi sehingga wisatawan bisa semakin banyak datang atau berkunjung ke Kabupaten Ende.***

     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.