• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 11 Desember 2018

     

     
    Home   »  Iptek
     
    Menteri Pariwisata Arief Yahya Klarifikasi Tuduhan Ijazah Palsu
    ANA DEA | Rabu, 03 Juni 2015 | 18:58 WIB            #IPTEK

    Menteri
    Menteri Pariwisata Arief Yahya saat jumpa pers dalam rangka pelaporan wisman ke Indoneisa periode 2014, di Balairung Soesilo Soedirman, Kementrian Pariwisata, Jakarta. Selasa (4/2/2015). KOMPAS.COM/Rachmat Ogie Kurniawan

     

    JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyatakan tidak akan menempuh langkah hukum terhadap pihak yang dianggapnya telah memfitnahnya soal ijazah palsu.

     

    "Tidak, cukup sampai di sini saja," kata Arief Yahya di Jakarta, Rabu (3/6/2015), setelah acara pembukaan Festival Sriwijaya ke-23 di Balairung Sapta Pesona, Jakarta.

     

    Ia menegaskan, rumor ijazah palsu itu sama sekali tidak benar.

     

    Arief menjelaskan, riwayat pendidikannya yakni menempuh pendidikan S1 Elektro ITB, S2 MSc in Telematics, University of Surrey, UK, dan S3 Doktor Manajemen Bisnis, Unpad.

     

    "Di Unpad saya lulusan terbaik. Saya juga Ketua Ikatan Mahasiswa Doktor Ilmu Manajemen Bisnis Unpad," katanya.

     

    Arief mengaku menempuh pendidikan S3-nya sejak 2011 dan rampung pada 2013. Oleh karena itu, ia membantah tuduhan ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya.

     

    "Mungkin orang itu mau menggunakan nama saya untuk promosi," katanya.

     

    Sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M Nasir melakukan sidak ke kampus yang diduga mengeluarkan ijazah palsu yaitu Universitas Berkley Jakarta.

     

    Kampus tersebut merupakan cabang dari University of Berkley Michigan yang dikelola bersama Lembaga Manajemen Internasional Indonesia (LMII).

     

    Arief Yahya dilaporkan menjadi salah satu mahasiswa dan meraih gelar PhD (doctor of philosophy) dari kampus tersebut.

     

    "(Perasaan) saya ya gimana. Kita doain saja. Itu fitnah, itu sudah pasti enggak benar," katanya.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.