• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 30 Maret 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    NTT Dukung Penertiban Ijazah Palsu
    ALBERTUS | Sabtu, 06 Juni 2015 | 09:09 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    NTT
    Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Fransiskus Salem

     

    Kupang, Flobamora.net - Hebohnya peredaran ijazah palsu dalam tiga pekan terakhir membuat gerah sejumlah kalangan. Belakangan muncul wacana untuk menelisik ijzah yang dimiliki Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Indonesia.

     

    Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Fransiskus Salem yang dihubungi, Sabtu (6/6) menyatakan tidak berkeberatan jika nanti muncul kebijakan seperti itu, lantaran NTT sudah jauh-jauh hari mengantisipasi permasalahan tersebut dengan Peraturan Daerah (Perda).

     

    “Perda yang saya maksudkan di sini bukan untuk antisipasi terhadap ijzah palsu, tetapi Perda Nomor 12 tahun 2012 tentang Tugas Belajar, Izin Belajar dan Ikatan Dinas,” katanya.

     

    Menurutnya, dengan Perda itu, jelas tidak mungkin ASN di lingkup Pemprov NTT mengantongi ijazah palsu.Pasalnya, pegawai tersebut diwajibkan kuliah pada perguruan tinggi yang sah dan harus menyampaikan perkembangan kuliahnya setiap semester.

     

    Sejauh ini, katanya, tidak ditemukan ASN yang mengikuti tugas belajar, izin belajar dan ikatan dinas mengikuti proses perkulliahan di pergurun tinggi yang tidak sah.

     

    “Hingga tahun 2015 ini sudah cukup banyak ASN di lingkup Pemprov NTT berijazah S2 dan S3. Tercatat, yang masih kuliah S2 lebih dari 10 orang sedangkan S3 masih ada satu orang yang sedang mengkuti perkuliahan,” sebutnya.

     

    Salem mengatakan,pihaknya mendukung sepenuhnya kebijakan Kementerian Ristek dan Dikti untuk menertibkan peredaran ijazah palsu di kalangan masyarakat terutama  di lingkungan birokrasi atau pemerintah.

     

    Sebagaimana diketahui, Menteri PANRB, Yuddy Chrisnandi akhirnya menerbitkan Surat Edaran Nomor. 03/2015 tentang Penanganan Ijazah Palsu ASN/TNI/POLRI di Lingkungan Instansi Pemerintah. Hal ini merupakan tindak lanjut terungkapnya sindikat penerbitan ijazah palsu baru-baru ini.

     

    Melalui SE ini, Menteri PANRB menugaskan Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan pejabat yang menangani fungsi kepegawaian/SDM untuk melakukan penelitian terhadap keaslian ijazah pegawai ASN/ anggota TNI/POLRI.

     

    "Penerbitan Surat Edaran tersebut bukti keseriusan pemerintah dalam menangani ijazah palsu, serta menegaskan komitmen pemerintah untuk menegakkan integritas di jajaran aparatur negara", ujar Karo Hukum, komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Herman Suryatman Kamis (28/5) lalu.

     

    Kepada para pimpinan instansi pemerintah, diminta untuk menyampaikan laporan perkembangan pelaksanaan penanganan ijazah palsu kepada Menteri PANRB paling lambat bulan Agustus 2015.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.