• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 01 April 2020

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Irman Gusman : Pembangunan Harus Dimulai dari Daerah Tertinggal
    ALBERTUS | Rabu, 10 Juni 2015 | 11:16 WIB            #NASIONAL

    Irman
    Ketua DPD RI Irman Gusman (Foto: Giran Bere)

     

    Kupang, Flobamora.net – Ketua DPD RI Irman Gusman menegaskan membangun Indonesia harus dimulai dari daerah tertinggal dan indeks prestasi manusia (IPM) yang masih rendah. Membangun Indonesia jangan dilihat secara makro, tetapi hendaknya mengutamakan daerah yang sektor pendidikan, kesehatan, dan sumber daya manusianya (SDM)-nya yang masih rendah.


    "Melihat Indonesia maju bukan dari Istana Negara, tetapi bagaimana melihat perkembangan pembangunan di daerah-daerah yang masih terpencil," kata Irman pada peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kantor DPD RI Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kupang, Rabu (10/6).


    Menurut Irman, DPD memiliki peranan yang sangat penting sebagai penentu kebijakan nasional. Pada era sekarang ini, DPD dan DPR sama-sama berperan menyuarakan kepentingan rakyat dan membuat Undang-Undang. Hanya saja perbedaannya adalah memilih anggota DPD adalah menentukan pilihan kepada seseorang yang bukan utusan dari partai politik.


    "Kalau representase rakyat melalui DPD sangat terasa karena berdasarkan perwakilan, berbeda dengan representase rakyat melalui DPR yang biasanya berdasarkan perolehan kursi terbanyak di parlemen," kata Irman. 


    Dia mengatakan, DPD tetap mengawal Bhineka Tunggal Ika. Indonesia terdiri dari ribuan pulau dan ratusan suku dan bahasa tetapi tetap satu. Itu artinya, kebijaka nasional yang dikeluarkan pemerintah harus merata.


    Sampai dengan saat ini masih ada daerah tertinggal karena sistem kebijakan nasional yang belum mencapai sasaran. Sebuah kebijakan yang dikeluarkan harus menjawab tuntutan masyarakat terutama di daerah tertinggal.


    Kata dia, DPD mendorong pemerintahan yang baik (good governance). Sebab, pemerintahan yang baik melahirkan sebuah kebijakan nasional yang baik pula.   


    Sementara Gubernur NTT Frans Lebu Raya menambahkan DPD menerima berbagai aspirasi dari masyarakat di daerah ini untuk diperjuangkan di tingkat nasional. Sejak reformasi, NTT dikenal sebagai daerah tertinggal, karena itu diharapkan dukungan DPD untuk membantu memperjuangkan pembangunan di daerah ini.


    "Kita sama-sama berjuang demi kelancaran pembangunan di NTT. DPD RI memiliki peran penting untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat," kata Lebu Raya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.