• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 06 April 2020

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Keluarga sudah Diberitahu Soal Kasus Agus
    ALBERTUS | Sabtu, 13 Juni 2015 | 09:19 WIB            #NASIONAL

    Keluarga
    Agus Hamdai (Foto : web)

     

    Kupang, Flobamora.net - Niat Pemerintah Kabupaten Sumba Timur untuk menemui keluarga Agus Hamdai, tersangka pembunuhan Angeline, 8 tahun, di Denpasar, Bali kesampaian.

     

    Camat Haharu Jefri Supusepa mengatakan pihaknya sudah menemui keluarga Agus di Desa Rambangaru.

     

    “Keluarga diberi kabar, Agus terlibat kasus pembunuhan terhadap Angeline. Kami ke sana menyampaikan status Agus agar keluarganya tidak panik," tutur Jefri yang dihubungi, Jumat (12/6) kemarin.

     

    Menurut Jefri, Agus memiliki sepuluh saudara. Di kampung Agus, hanya ada ibu kandungnya. Sedangkan ayahnya telah meninggal. 

    Jefri mengatakan, Agus meninggalkan kampung halamannya sejak setahun lalu untuk pelesir ke Denpasar, Bali. Agus pergi ke Bali bersama tetangga di kampungnya yang kebetulan tinggal di Denpasar.

    Setelah berada di Denpasar, Agus enggan pulang kembali ke kampung halamannya. Agus memilih menetap di sana untuk bekerja. "Selama setahun, keluarga tidak tahu pekerjaan Agus di Bali," ujarnya.

    Seperti diketahui, Agus ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Resor Denpasar Kota karena diduga sebagai pelaku pembunuhan Angeline, siswa kelas II SD yang dilaporkan hilang tiga pekan lalu.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.