• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 13 November 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    `Lie Detector` Tunjukkan Pengakuan Pembunuh Engeline Banyak Benarnya
    ANA DEA | Senin, 22 Juni 2015 | 19:18 WIB            #NASIONAL

    `Lie
    Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F Sompie. KOMPAS.com/SRI LESTARI

     
    DENPASAR — Kepala Polda Bali Irjen Ronny Franky Sompie mengatakan, pengakuan tersangka pembunuh Engeline, Agus Tay Hamba May (25), banyak yang benar, berdasarkan hasil pemeriksaan lie detector.

    "Kami sudah mendapatkan keterangan salah satu tersangka berkaitan dengan kematian Engeline, di mana menyebutkan (ada) orang lain yang menurut yang bersangkutan (Agus) terlibat. Kami harus membuktikan sesuai dengan deteksi alat kebohongan informasi yang diberikan dalam bentuk berita acara pemeriksaan (BAP) banyak yang benar," kata Ronny di Denpasar, Senin (22/6/2015).

    Ronny mengatakan bahwa deteksi kebohongan yang dicocokkan dengan keterangan Agus bisa dipercaya. Berdasarkan informasi tersebut, penyidik lalu melakukan kajian ulang sesuai dengan hasil pemeriksaan kedokteran forensik terhadap jenazah Engeline.

    Ronny menilai, jika dipertimbangkan perlu dilakukan pra-rekonstruksi, maka pra-rekonstruksi ini adalah untuk mencocokkan keterangan dari saksi ataupun tersangka yang diyakini benar oleh penyidik.

    Sementara ini, belum dilakukan konfrontasi antara tersangka Agus dan saksi Margriet.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.