• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok Minta Wali Kota Jakarta Timur Jadi `Preman Baru` di KBT
    ANA DEA | Sabtu, 27 Juni 2015 | 07:54 WIB            #NASIONAL

    Ahok
    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama nampak sedang berbicara dengan Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana. Ahok hadir dalam kegiatan safari Ramadhan. Jumat (26/6/2015). Kompas.com/Robertus Belarminus

     
    JAKARTA - Seperti tahun-tahun sebelumnya di bulan Ramadhan pedagang kaki lima (PKL) di Kanal Banjir Timur (KBT) membludak. Menjamurnya para PKL tersebut ditanggapi santai oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

    Basuki menyatakan, PKL adalah tulang punggung ekonomi kerakyatan. Namun demikian, Basuki berpesan agar jajaran Wali Kota Jakarta Timur menjaga agar keberadaan PKL di sana sampai tidak mengganggu kelancaran di jalan inspeksi waduk.

    "PKL selalu berusaha berada di tempat yang ramai dilewati orang. Tapi kalau sampai nutupin jalan boleh enggak? Enggak bisa dong nutupi jalan," kata Basuki, di acara safari Ramadhan, di Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (26/6/2015) malam.

    Basuki berharap, para PKL di KBT berjualan dengan tertib. PKL jangan mencari keuntungan sendiri namun mengorbankan pengguna jalan. Ia pun berpesan agar PKL yang berjualan di trotoar, tetap memberikan ruang bagi pejalan kaki. Jangan sampai, pejalan kaki tak dapat menggunakan trotoar.

    "Anda jangan untung sendiri. Anda manfaat, orang mudharat, enggak bisa. Kita sama-sama ingin manfatnya dengan meminimalkan mudharatnya," ujar Ahok.

    Selain itu, PKL di KBT juga diingatkan untuk menjaga kebersihan. Ahok menyatakan tak segan mengusir PKL yang membuang sampah sembarangan.

    "Yang buang sampah sembarang gue usir. Dia habis dagang harus beresin sampah yang enggak mau nurut kita usir. Jadi harus baik-baik, kita harus sama-sama kerja sama," ujar Ahok.

    Terakhir, Ahok berharap, PKL di KBT dapat didata oleh pihak Wali Kota Jakarta Timur. PKL di sana juga didaftarkan menjadi nasabah bank DKI. Agar, PKL memberikan retribusi yang tepat yakni kepada pemerintah, bukan dipungut liar oleh oknum ormas.

    "Jangan sampai dipalakin preman. Kita urus. Kita jadi kepala preman baru kira-kira gitu. Pak Wali Kota preman Jakarta Timur. Masa kalah sama ormas. Kita juga sama-sama jawara, jadi kita ngurus rakyat banyak, nah kira-kira konsep DKI itu," ujarnya.

     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.