• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 24 April 2021

     
    Home   »  Travel
     
    Hari Ini, Gubernur Lebu Raya Luncurkan Gerakan NTT Tersenyum
    ALBERTUS | Jumat, 03 Juli 2015 | 07:14 WIB            #TRAVEL

    Hari
    Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Marius Ardu Jelamu

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Gubernur NTT, Frans Lebu Raya menurut rencana hari ini, Jumat (3/7) akan melakukan ground breaking (peletakan batu pertama) pembangunan Pantai Lasiana sekaligus melaunching Gerakan NTT Tersenyum dan Gerakan NTT Berbahasa Inggris (English Day) pada Setiap Hari Jumat.

     

    “Kita sengaja memlih Lasiana sebagai tempat untuk meluncurkan kedua gerakan ini, karena Lasiana adalah kawasan wisata paling penting di Kota Kupang,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTT, Marius Ardu Jelamu.

     

    Menurutnya, pesan yang ingin disampaikan dengan Gerakan NTT Tersenyum adalah perlu keramahtamahan dalam menerima wisatawan baik domestik maupun asing.

     

    Artinya, masyarakat NTT harus menerima mereka dengan baik sejak mereka tiba di daerah ini. Kita memperlakukan mereka dengan baik sehingga mereka merasa nyaman saat berada di daerah provnsi kepulauan ini.

     

    “Melalui gerakan ini kita juga mendorong masyarakat dalam interaksi sosial dengan sesama mengutamakan keramahtamahan yang dipenuhi dengan persaudaraan dan persahabatan. Sehingga wisata kita bangun betul-betul berbasis pada keramahtamahan,” ujarnya.

     

    Khusus untuk Gerakan  NTT Berbahasa Inggris pada setiap Hari Jumat, katanya, kita ingin mengajak masyarakat di daerah ini mengakrabi bahasa asing, karena ekonomi yang dibangun berbasiskan pada jasa wisata, menuntut  adanya penguasaan bahasa asing.

     

    “Karena bahasa Inggris adalah salah satu bahasa internasional yang sangat populer di dunia, kita harus mengakrabkan bahasa ini dalam komunikasi setiap hari. Tentu tidak tinggalkan bahasa Indonesia dan bahasa lokal kita,” paparnya.

     

    Dia menuturkan, dalam perkembangan dunia yang semakin maju, kita tentu tidak dapat menghindari penggunaan bahasa asing seperti Bahasa Inggris dalam interaksi dengan wisatawan luar negeri.

     

    “Antara keramahtamahan sebagai ekspresi psikologis dalam menerima tamu dan bahasa sebagai alat pendukung untuk berkomunikasi, mau tidak mau harus bisa kuasai itu dengan baik,”tambahnya.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.