• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 25 Oktober 2020

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    KM Roro Rafelia Dihadang Saat Bongkar Muatan
    ALEX | Minggu, 05 Juli 2015 | 17:53 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    KM
    KM Roro Rafelia 2 trayek Surabaya - Ende yang tiba Minggu (5/7) di Pelabuhan Ende

     

     

    Ende, Flobamora.net - KM Roro Rafelia 2 trayek Surabaya - Ende yang tiba Minggu (5/7) di Pelabuhan Ende dihadang Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Abdul Kadir H Mosa Basa. Pasalnya menurut Kadir, TKBM tidak dilibatkan dalam bongkar muat barang.

    Seperti disaksikan Flobamora.net, Kadir dengan kedua tangannya direntangkan di pintu masuk keluar KM Rafelia dan menahan untuk tidak melakukan bongkar muat barang dari kapal Roro tersebut. Dia beralasan tidak ada komunikasi dengan TKBM dalam bongkar muat.

     

    "Saya minta untuk jangan bongkar muat barang. Masa kami tidak dilibatkan. Mari kita duduk sama-sama untuk bicara hal ini. Saya tidak izinkan untuk bongkar," kata Kadir dengan nada tinggi.

     

    Dia berharap, para pemangku kepentingan terutama pemerintah daerah untuk duduk bersama bicara soal bongkar muat barang tersebut.

    Dia lagi-lagi mengatakan, aksinya itu bukan menghalang-halangi kapal Roro tidak boleh masuk, namun ia meminta untuk memperhatikan buruh yang bekerja di pelabuhan yang kesehariannya bekerja bongkar muat barang.

    "Saya bukan mau halangi kapal Roro untuk tidak masuk ke Ende. Kita bersyukur kapal Roro masuk. Sayangnya, kami tidak dilibatkan dari awal, duduk bersama bagaimana dengan buruh saya yang cari makan di pelabuhan ini," kata Kadir Mosa Basa yang juga anggota DPRD Ende ini.

    Dia juga menyayangkan Dinas Perhubungan Kabupaten Ende yang tidak berkomunikasi dengan TKBM. Menurutnya, mestinya jauh-jauh hari sudah lakukan itu, bukan ketika kapal sudah sandar di dermaga baru dikomunikasikan.

    "Sudah jelas mereka yang bongkar barang. Ketika kapal masuk TKBM yang bantu kaitkan tali kapal, angkut barang-barang yang tercecer, " demikian Kadir yang juga politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini.

     

    Dia menuturkan, buruh adalah masyarakat Kabupaten Ende, jangan biarkan mereka lapar, karena pekerjaan mereka seperti itu.


    Kadir juga mengatakan sejak awal TKBM tidak dilibatkan. TKBM cuma dilibatkan hanya untuk penjemputan. Karena itu dia merasa gerah dengan pemerintah daerah khususnya bupati dan wakli bupati serta dinas perhubungan.

    Meski aksi yang dilakukan Kadir menahan kapal untuk tidak bongkar muat, namun dari dinas dan instansi terkait tetap mengizinkan Kapal Roro melakukan bongkar muat barang di pelabuhan.

    Seperti disaksikan, sebanyak 12 kendaraan keluar dari kapal Roro itu, antara lain truk besar (ekspedisi ) sebanyak delapan buah, truk sedang tiga buah dan kendaraan lain (truk kecil) satu buah. Tidak ada kendala yang berarti saat keluarnya kendaraan ke dermaga.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.