• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Inkud-Undana Kerja Sama Kembangkan Ternak Sapi di NTT
    ALBERTUS | Jumat, 10 Juli 2015 | 12:12 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Inkud-Undana
    Keua Umum Inkud, Herman Yoseph Loli Wutun (kirii) bersama Rektor Undana, Fredrick L. Benu saat menandatangani kesepakatan kerja sama antara kedua lembaga tersebut, Kamis (1)/7) di Kupang

     

    Kupang, Flobamora.net - Induk Koperasi Unit Desa (Inkud) Indonesia menandatangani  kesepakatan kerja sama dengan Undana Kupang di bidang pengembangan lahan kering kepulauan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya di bidang peternakan sapi.

     

    Penandatanganan kesepakatan kerja sama itu dilakukan oleh Ketua Umum Inkud, Herman Yoseph Loli Wutun bersama Rektor Undana Kupang, Fredrick L.Benu di Kupang, Jumat (10/7) untuk jangka waktu lima tahun ke depan.

     

    Loli Wutun pada kesempatan itu mengatakan, kerja sama antara Inkud dengan Undana Kupang menindaklanjuti apa yang sudah dilakukan pihaknya dalam waktu 12 tahun terakhir pada usaha penggemukan sapi bagi 50 koperasi ternak dan 7000 kepala keluarga petani peternak di NTT.

     

    “Kerja sama ini lebih menekankan pada pembibitan, karena sudah sekitar 40 ribu sapi bakalan yang  disalurkan Inkud atau sekitar Rp 40 miliar dana yang diberikan kepada petani peternak untuk penggemukan dengan sistem bagi hasil,” katanya.

     

    Menurutnya, kerja sama dengan Undana merupakan pertama kali di Indonesia yang dilakukan Inkud dengan sebuah perguruan tinggi. Undana Kupang juga diminta kepeduliannya untuk membantu petani peternak di NTT.

     

    Dia mengatakan, tantangan pengembangan sapi di NTT adalah sapi bakalan yang kurang bagus, pakan ternak yang selama ini hanya mengandalkan hijauan makanan ternak dan ketersediaan air.

     

    Sementara itu, Rektor Undana Fredrick L.Benu mengatakan, kerja sama tersebut adalah sebuah terobosan baru yang dilakukan Undana terutama pengembangan lahan kering.

     

    Kata dia, dari kua kapasitas ilmu Undana memiliki banyak pakar yang kompeten di bidang peternakan, pertanian dan perikanan sehingga menambah daya dukung  kemitraan tersebut.

     

    “Khusus untuk pengembangan peternakan sapi di NTT yang harus dibenahi adalah mutu sapi bakalan yang menjadi hulu permasalahan. Untuk itu, ke depannya Undana akan bekerjasama dengan Taman Safari melakukan kawin silang antara banteng dengan Sapi Timor” jelasnya.

     

    Dia menambahkan, Undana harus memiiki tanggung jawab sosial dalam pengembangan peternakan di NTT didukung oleh laboratorium lahan kering karena potensi daerah ini harus terus digali dan dikembangkan.

     

    Acara penandatanganan kerja sama antara Inkud dengan Undana Kupang diwarnai sebuah insiden kecil, dimana terjadi kesalahan pembacaan naskah perjanjian kerja sama.

     

    “Saya mau naskah kerja sama itu dikoreksi,” kata Rektor Undana memotong pembacaan naskah pada kesempatan itu.

     

    Acara yang sempat terpotong sekitar 15 menit akhirnya dilanjutkan kembali setelah naskah kesepakatan kerja sama diperbaiki oleh staf rektorat. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.