• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Ini yang Harus Diperhatikan Saat Masuk ke Tol Cipali
    ANA DEA | Sabtu, 11 Juli 2015 | 08:40 WIB            #NASIONAL

    Ini
    Gerbang Tol Palimanan, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (6/6). Tol Cikopo-Palimanan sepanjang 116 Kilometer.

     

    JAKARTA - Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Tol Cipali) akan menjadi perlintasan utama bagi pemudik mobil lantaran bisa mempersingkat waktu daripada menempuh jalan di jalur Pantai Utara Jawa (Pantura). Tol sepanjang 116.75 km itu memang tengah disiapkan sebagai jalur mudik 2015.

    Untuk menuju ke Tol Cipali dari arah Jakarta menuju ke Jawa Tengah, pemudik dapat masuk dari Tol Dalam Kota menuju ke arah Tol Cikampek. Setelah Gerbang Tol Cikampek di KM 73 yang merupakan pintu keluar terakhir, pemudik akan berhadapan dengan jalan lurus beraspal.

    Kemudian jalan itu akan bersambung ke jalan beton hingga bertemu dengan Gerbang Tol Cikopo di KM 77. Ini merupakan pintu masuk utama untuk menikmati mulusnya Tol Cipali.

    Ada beberapa peringatan biasa yang terpasang di ruas tol sebelum masuk ke Gerbang Tol Cikopo. Sementara itu, untuk pintu tolnya sendiri ada 6 buah.

    Namun sepertinya pihak pengelola sudah mengantisipasi kepadatan di pintu tol dengan membuka pintu tol cadangan di sisi kiri pintu masuk. Terlihat ada 5 pintu tol yang tengah disiapkan apabila nanti terdapat kepadatan saat puncak arus mudik.

    Kebanyakan pemudik yang pertama kali melewati tol tersebut jangan terlalu khawatir. Selama tetap menjaga konsentrasi dan mengontrol kecepatan, tak ada yang perlu dirisaukan ketika melewati tol yang baru saja diresmikan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

    Konstruksi jalan beton yang mulus akan menyambut pemudik dengan trek lurus yang mendominasi. Bagi pemudik yang merasa kelelahan dari Tol Cikampek dapat berhenti terlebih dahulu di rest area pertama yaitu di KM 86.

     

    Perjalanan akan berlanjut melewati konstruksi jalan berupa beton lagi hingga pemudik akan menemui simpang susun pertama yang merupakan pintu Gerbang Tol Kalijati di KM 98. Pintu tol itu berada di wilayah Kabupaten Subang dan akan mengarahkan pemudik keluar menuju ke Kalijati, Purwadadi dan Sukamandi.

    Konstruksi jalan yang berupa beton akan berganti dengan mulusnya aspal hotmix di KM 110. Jalan aspal itu akan kembali berganti dengan jalur beton di KM 160.

    Tol Cipali sendiri memiliki 2 jalur jalan yaitu satu mengarah dari Jakarta ke Cirebon dan satu jalur lagi sebaliknya. Masing-masing jalur terdiri dari 2 lajur selebar kurang lebih 5-7 meter.

    Dua jalur jalan itu dipisahkan dengan parit sedalam kurang lebih 30-60 cm. Di beberapa lokasi memang Tol Cipali terlihat sepi dan membosankan karena belum banyak rambu-rambu jalan atau peringatan yang terpasang.


     

    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.