• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pelayaran Ferry di NTT Dihentikan Sementara
    ALBERTUS | Senin, 13 Juli 2015 | 10:58 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pelayaran
    Ilustrasi Kapal Fery

     

    Kupang, Flobamora.net - Cuaca buruk yang kembali melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan sekitarnya, mengakibatkan seluruh lintasan pelayaran kapal fery dihentikan sementara sejak 13 sampai 14 Juli 2015.

    "Pelayanan kapal ferry cabang Kupang untuk semua lintasan ditutup sementara mulai 13 -14 Juli 2015 karena cuaca buruk, kecuali lintasan Larantuka-Kupang yang masih dilayani KMP Ranaka," kata Kepala PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Kupang, Arnoldus Yansen, Senin (13/7).

    Dia mengatakan, perlu dilakukan penutupan pelayaran karena cuaca buruk yakni gelombang tinggi mencapai empat meter disertai angin kencang. Untuk sementara pelayaran semua lintasan di NTT ditutup, selain lintasan Larantuka-Kupang yang masih dilayani KMP Ranaka.

    Sebelumnya, aktivitas pelayaran di NTT masih normal. Misalnya pelayaran Kupang-Rote pada Minggu (12/7) pergi pulang dilayani Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Ile Mandiri dan Balibo yang diberangkatkan pukul 07.00 Wita.

    Selanjutnya, Kupang-Larantuka dilayani KMP Ranaka dan lintasan Kalabahi-Kupang dilayani KMP Umakalada. Sekarang, pelayaran semua lintasan di NTT lumpuh total karena cuaca buruk.
     

    Arnoldus mengakui, kalau pemudik Bulan Suci Ramadan yang menggunakan jasa angkutan laut sangat terganggu. Demi keselamatan banyak orang, khususnya pemudik, maka aktivitas pelayaran disesuaikan dengan cuaca.

    Kepala Observasi dan Informasi Publik Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kupang, Syaiful Hadi menjelaskan saat ini bagian Selatan NTT dilanda cuaca buruk yakni kecepatan angin berkisar 20-50 kilometer (Km) per jam yang menyebabkan tinggi gelombang mencapi 2-4 meter.

    "Diperkirakan kondisi akan berakhir dua hari lagi ke depan. Cuaca akan normal dua hari lagi sehingga warga yang berlayar diminta hati-hati," kata Syaiful.

    Dia menjelaskan, masih ada peluang terjadi cuaca buruk selama bulan Juli-Agustus. Saat ini, khususnya di bagian Selatan NTT kondisi cuaca yang sangat fluktuatif atau sering berubah dalam waktu yang singkat.

     

    “Karena itu, setiap warga yang ingin berlayar harus melihat kondisi cuaca agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.*** 


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.