• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 21 Oktober 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Cuaca Buruk, Nelayan di Kupang Berhenti Melaut
    ALBERTUS | Selasa, 14 Juli 2015 | 13:05 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Cuaca
    ilustrasi buruk (foto : web)

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Ratusan nelayan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhenti melaut sejak Senin, 13 Juli 2015, menyusul cuaca buruk yang melanda wilayah ini dalam beberapa hari terakhir .

    Wahab Sidi, nelayan di Pelabuhan Perikanan Tenau Kupang mengakui selain memasuki Rari Raya Lebaran, mereka takut melaut karena cuaca sangat buruk. Kendatipun masih ada nelayan yang melaut namun mereka menggunakan kapal berkapasitas diatas 10 gross tonnage (GT).

    "Kami tidak melaut sejak Senin 13 Juli 2015 sampai hari ini karena masalah cuaca yang bertepatan dengan Hari Raya Lebaran," kata Wahab, Selasa (14/7).

    Dia menyampaikan, nelayan yang melaut hanya mereka yang menggunakan kapal lampara berkapasitas diatas 10 GT. Itu pun mereka tidak berani mencari ikan di tengah laut. Para nelayan hanya berani mencari ikan pada posisi yang tidak terlalu jauh dari pesisir pantai karena cuaca buruk sehingga hasil tangkapannya pun sangat minim.

    Belasan kapal milik nelayan ditambatkan di pinggir pantai untuk menghindari terjangan ombak yang keras. Selama tidak melaut, para nelayan menyibukan diri dengan memperbaiki kapal milik mereka.

    Dia mengakui karena aktifitas nelayan dihentikan maka pasokan ikan ke pasaran juga berkurang. Namun, untuk harga ikan sangat tergantung pada mekanisme pasar dan permintaan konsumen.

    "Kalau kondisi begini pasti ikan dijual mahal karena nelayan tidak melaut sehingga ikan berkurang," katanya.

    Selain harganya mahal, ikan juga susah didapat di pasaran karena pasokan berkurang dari nelayan. Para nelayan baru akan melaut jika cuaca kembali normal seperti biasa.

    Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Mohammad Syaeful Hadi mengemukakan kondisi cuaca di NTT saat ini umumnya cerah-berawan dengan temperatur udara berkisar 19-33 derajat celcius, kecuali Ruteng, Bajawa 11-24 derajat celcius dan Soe 15-27 derajat celcius.

    Angin bertiup dari arah Timur Laut-Tenggara dengan kecepatan 15-50 kilometer (Km) per jam. Tinggi gelombang laut maksimum untuk perairan Utara Flores, Selat Sape, Selat Sumba 2,5-3,5 meter.  Di Wetar, Laut Timor, dan Selatan Republik Demokrat Timor Leste 2,5 meter, Laut Sawu 2,5-5 meter, Selat Rote, Laut Timor 3,5-5 meter, Samudra Hindia Selatan NTT 4-5 meter.

    "Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga dua hari kedepan dan akan berlangsung normal," katanya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.