• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 12 Desember 2018

     

     
    Home   »  Ekonomi & Investasi
     
    Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Bolok Diprediksi H-1
    ALBERTUS | Rabu, 15 Juli 2015 | 20:54 WIB            #EKONOMI & INVESTASI

    Puncak
    Pelabuhan Penyeberangan Bolok

     

    Kupang,Flobamora.net -  Puncak arus mudik liburan Idul Fitri melalui pelabuhan penyeberangan Bolok, Kupang ke berbagai daerah di NTT diprediksi akan terjadi pada H- 1 atau Kamis, 16 Juli mengingat dalam beberapa hari terakhir kapal feri tidak beroperasi akibat cuaca buruk melanda perairan NTT.

     

    General Manajer PT Fery Indonesia Cabang Kupang, Arnol Jansen sampaikan ini kepada wartawan di Kupang, Rabu (15/7) menjelaskan, prediksi itu berdasarkan sejumlah indikator diantaranya hari itu (H- 1) merupakan hari terakhir bagi PNS untuk bekerja dan hari terakhir bagi mahasiswa dan siswa yang hendak pulang kampung bertepatan dengan hari raya Lebaran 1436 Hijriah. “Sehingga para pemudik ramai- ramai menumpang KMP Ferry untuk berlibur ke daerah masing- masing,” kata Arnold.

     

    Menurutnya, indikator terakhir yang menunjukkan pelabuhan Bolok Kupang terjadi puncak arus mudik yaitu karyawan swasta dan lainnya dari Kupang akan mudik Lebaran setelah pada Selasa, 14 Juli dan Rabu, 15 Juli merupakan batas akhir pembayaran tunjangan hari raya.

     

    Dia menerangkan, puncak arus mudik akan terjadi untuk semua penumpang, baik pejalan kaki, roda dua maupun roda empat di pelabuhan penyeberangan Bolok, yakni penumpang dari Kupang tujuan pulau Flores, Sumba, Sabu Raijua, Rote Ndao dan Alor.

     

    Karena itu, tuturnya, semua semua layanan kapal akan dioptimalkan menyesuaikan dengan kebutuhan untuk mengangkut penumpang dan barang dari dan ke berbagai lintasan dengan prinsip mengutamakan penumpang baru selanjutnya barang seperti kendaraan dan lainnya.

     

    Arnold menyebutkan, armada penyeberangan ferry yang dikelola PT ASDP Ferry Indonesia Kupang, didukung sejumlah kapal, antara lain KMP Rokatenda, KMP Balibo dan KMP Uma Kalada, KMP Ile Api, KMP Ile Mandiri, dan KMP Ranaka. Semua kapal ini melayani pelayaran perintis antar pulau dalam wilayah NTT.

     

    “Rute pelayaran armada perintis dan penyeberangan ferry melayani seluruh Kepulauan NTT dengan jadwal pelayanan umumnya dua kali seminggu, kecuali ke Ba'a, Kabupaten Rote Ndao yang setiap hari dua kali pelayanan,” papar Arnold.

     

    Dia menambahkan, tetap mengantisipasi penambahan trip dan penambahan armada ke lintasan yang terjadi penumpukan penumpang akibat penutupakan layanan pelayaran ke sejumlah daerah tujuan, sehingga menjadi lancar dan aman. Selain itu dengan harapan agar semua pemudik dapat terlayani ke tempat tujuan masing- masing.

     

    Direktur Utama PT Flobamor, Hironimus Soriwutun menyampaikan, pihaknya belum mengoperasikan kapal penyeberangan yang dikelola seperti KMP Sirung karena cuaca buruk yang melanda perairan NTT.

     

    “Pelayaran akan dibuka kembali setelah cuaca membaik sesuai perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Sangat diharapkan agar semua calon penumpang dengan tujuan yang dilayani kapal milik PT Flobamor, bisa diangkut,” tuturnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.