• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Minggu, 22 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Warga Ngalupolo Blokir Jalan ke Reka
    ALEX | Sabtu, 18 Juli 2015 | 11:57 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Warga
    ilustrasi blokir jalan

     

    Ende, Flobamora.net - Masyarakat Desa Reka, Kecamatan Ndona, dua minggu belakangan tidak bisa melintasi jalan menuju Ende. Pasalnya, ruas jalan tersebut diblokir warga Desa Ngalupolo.

     

    Kepala Desa  Reka, Nobertus K.Y Lana yang dihubungi lewat telepon selulernya , Jumat (17/7) mengatakan pihaknya tidak tahu alasan warga Ngalupolo memblokir jalan tersebut.

     

    "Kami tidak tahu alasan mereka tutup jalan dan itu sudah berlangsung dua minggu. Selama ini antara kedua desa tidak ada permasalahan atau persoalan,” katanya.

     

    Dengan ditutupnya akses jalan ini, kata dia, warganya sulit untuk bepergian ke Ende, apalagi jika ada warganya sakit dan butuh perawatan di Puskesmas atau rumah sakit.

    Lebih jauh Kades Nobert mengatakan , informasi sementara yang diperoleh menyebutkan , alasan penutupan jalan itu karena anak-anak tamatan SD dari Desa Reka tidak disekolahkan di SMP Ngalupolo, sehingga komite sekolah dan beberapa warga berinisiatif menutup jalan tersebut.

    Kapolsek Ndona Iptu Tomy Kapasiang  dikonfirmasi pada kesempatan terpisah , membenarkan aksi pemblokiran jalan yang dilakukan warga Ngaalupolo.

     

    Dia mengatakan, menurut informasi alasan pemblokiran jalan, karena saat itu tengah dilakukan pesta adat  Nggua Kibi di Ngalupolo. Namun saat ditelusuri lebih jauh, alasannya karena anak – anak tamatan SD dari Desa Reka tidak satupun yang bersekolah di SMP Ngalupolo.

    " Kami akan melakukan koordinasi dengan camat dan  warga kedua desa untuk mencari jalan keluarnya,” ujar Tomy.

    Sementara itu, Camat Ndona Yoris Demu juga membenarkan aksi pemblokiran jalan oleh warga Ngalupolo. Dia menyebutkan, alasan utamanya karena warga Reka tidak mau menyekolahkan anaknya di SMP Ngalupolo. Itu merupakan kesepakatan antara dua desa tersebut.

    "Saat pembukaan jalan  menuju Desa Reka terjadi kesepakatan, siswa tamatan SD Reka harus lanjutkan pendidikannya di SMP Ngalupolo. Ini konsekuensi dari dibukanya jalur jalan tersebut yang membelah perkampungan Ngalupolo. Jadi itulah kesepakatannya. Saat itu mereka setuju. Mungkin karena melanggar komitmen sehingga jalan diblokir, " papar Demu.

     

    Menurut Demu, sebenarnya jalur jalan menuju Reka letaknya di atas perbukitan, sementara itu sangat sulit untuk melakukan pengerjaan. Karena medannya sulit maka disepakati jalur jalan membelah kampung Ngalupolo, dengan perjanjian siswa tamatan SD di Reka harus melanjutkan pendidikan di SMP Ngalupolo.

    Pemerintah Kecamatan Ndona, tambahnya,  bersama aparat terkait dan warga dua desa akan secepatnya duduk bersama  membicarakan hal ini dan mencari jalan keluarnya.Paling cepat usai liburan sekolah.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.