• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 13 November 2018

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Rencana Pembentukan Provinsi Kepulauan Flores belum Masuk ke DPD
    ALEX | Rabu, 29 Juli 2015 | 19:03 WIB            #NASIONAL

    Rencana
    Wakil Bupati Ende, Djafar Acmad bersama anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal NTT, Syafrudin Atasoge

     

    Ende, Flobamora.net – Senator/ anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal NTT, Syafrudin Atasoge mengatakan, rencana pembentukan Provinsi Flores Kepulauan hingga sekarang belum masuk ke DPD khususnya di Komisi I.

     

    “ Panitia Pembentukan Provinsi Flores juga belum bertemu DPD di Jakarta,” kata Atasoge ketika melakukan pertemuan di Ende, Rabu (29/7).

     

    Dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Bupati Ende Djafar Achmad, pimpinan SKPD dan utusan masyarakat, Atasoge mengharapkan panitia segera mengajukan usulan dan dirinya siap mendukung.

    Dukungan pembentukan Provinsi Flores Kepulauan juga diikuti dengan dukungannya terhadap Kota Ende sebagai ibu kota Provinsi Flores. Pasalnya, secara pribadi dia menilai  Ende cocok dijadi ibu kota karena terletak di tengah Flores dan memiliki historisitas dimana pernah menjadi pusat pemerintahan Daerah Flores.

     

    “Karena itu untuk bisa mencapainya, Ende harus sudah mengajukan pembentukan Kota Ende sebagai kota madya terlepas dari kabupaten,” paparnya.

    Secara umum, ujar dia, untuk NTT ada empat usulan DOB diantaranya Kabupaten Adonara dan Kota Maumere, Kabupaten Pantar dan Kabupten Amanatun. Dua usulan yang terdahulu sudah dibicarakan. Dalam perkembangan, muncul usulan pembentukan DOB yakni Kabupaten Manggarai Barat Daya dan pemekaran Kabupaten Sumba Timur.


    Sementara itu Wakil Bupati Ende Djafar Achmad pada kesempatan ini mengatakan, rencana pembentukan Provinsi Kepulauan Flores sudah dibahas di tingkat kabupaten, namun sekarang sudah diserahkan ke Pemerintah Provinsi NTT.


    "Soal ini kita sudah serahkan ke pemerintah provinsi. Kedepan akan dilakukan sosialisasi dimana semuanya akan difasilisasi oleh Pemerintah Provinsi NTT," kata Djafar.

     

    Proses tersebut, tambahnya, sesuai hasil Kongres III di Mbay, Kabupaten  Nagekeo, dimana panitia menetapkan rencana pembentukan Provinsi Kepulauan Flores diserahkan ke Pemerintah Provinsi NTT.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.