• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 16 September 2019

     

     
    Home   »  Nasional
     
    Tiga Terduga ISIS Hari Ini Dibawa ke Jakarta
    ALBERTUS | Rabu, 05 Agustus 2015 | 12:12 WIB            #NASIONAL

    Tiga
    Terduga ISIS saat menjali pemeriksaan di Markas Kepolisian Daerah NTT

     

    Kupang, Flobamora.net - Tiga terduga anggota jaringan Negara Islam Irak dan Suriah atau Islamic State of Irac and Syria (ISIS) telah menjalani pemeriksaan di Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-teror di Markas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT). Ketiganya diterbangkan ke Mabes Polri di Jakarta, Rabu (5/8) pagi.

    Direktur Kriminal Umum Polda NTT Samuel Kawengian pada kemarin sore mengatakan, tiga orang tersebut adalah ZU (40) asal Bekasi, ZK (40), serta HI asal Kabupaten Alor, NTT. "Tim Densus 88 yang terdiri dari tujuh orang itu memeriksa ketiga terduga (anggota) jaringan ISIS itu atas permintaan Polda NTT," kata Samuel.

    Menurut Samuel, sebelum melakukan pemeriksaan, tim Densus 88 terlebih dahulu memeriksa sejumlah barang bukti yang dimiliki oleh ketiga orang itu. Ada atribut ISIS yang tersimpan dalam laptop, bendera dan lukisan ISIS, sejumlah alat pembuat bendera ISIS, serta logo.

    Pemeriksaan tersebut berlangsung di ruangan Direskrim Umum Polda NTT. "Akan diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut di Mabes Polri. Jika dalam pemeriksaan itu ditemukan adanya kejanggalan serta keterlibatan pada jaringan itu, maka mereka akan ditetapkan sebagai tersangka," katanya.

    Sebagaimana diketahui, dua warga Baranusa, Kecamatan Pantar Barat, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditangkap karena diduga terlibat paham radikal.

    Kepala Kepolisian Alor Ajun Komisaris Besar Polisi I Made Sugawa mengatakan, ZK dan SB adalah tokoh agama yang lama tinggal di Bekasi, dan baru pulang ke Alor pada 23 Juli 2015.

     

    Mereka diduga memengaruhi warga. Mereka menyatakan, warga yang mengikuti pemilihan umum adalah kafir.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.