• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 18 Juni 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Dinas Hubkominfo Dituding Lecehkan DPRD Sikka
    VICKY DA GOMEZ | Kamis, 06 Agustus 2015 | 20:13 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Dinas
    Anggota DPRD Sikka, Yani Making

     

     

    Maumere, Flobamora.net - Sejumlah anggota DPRD Sikka berang dengan sikap Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sikka. Pasalnya dinas ini mengabaikan rekomendasi DPRD Sikka yang meminta agar penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) parkiran dipending sampai dengan rapat dengar pendapat selanjutnya. Namun, diam-diam Dinas Hubkominfo telah melakukan penandatangan MoU dengan Direktur CV Permata Hijau, dan ini dianggap melecehkan DPRD Sikka.

               

    Indikasi bahwa Dinas Hubkominfo dan CV Permata Hijau sudah menandatangani MoU dapat dilihat dari mulai bertugasnya sejumlah petugas parkir di beberapa titik di dalam Kota Maumere. Beberapa anggota DPRD seperti Philipus Fransiskus dari Fraksi Partai PAN, Yani Making dari Fraksi Partai Nasdem dan Ambrosius Alfonsus dari Frasi PDI Perjuangan menyampaikan petugas parkiran sudah mulai melakukan tugas parkiran.

               

    Usai rapat dengar pendapat dengan para nelayan di Wuring, Kamis (6/8), Philips Fransiskus menyampaikan kekecewaannya karena MoU sudah ditandatangani tanpa sepengetahuan DPRD Sikka. Dia mengusulkan agar DPRD Sikka memanggil Kepala Dinas Hubkoimnfo Thomas Ola Peka untuk didengarkan keterangannya berkaitan dengan masalah parkiran.

               

    Sedikit lebih tegas, Yani Making menuding Dinas Hubkoinfo telah melecehkan lembaga DPRD Sikka. Hemat dia, mestinya, MoU belum boleh ditandatangani karena pada rapat dengar pendapat sebelumnya DPRD Sikka meinta proses penandantanagan MoU dipending sementara sambil menunggu rapat dengar pendapat lanjutan.

               

    Ambrosius Alfonsus mengatakan setelah dicari tahu ternyata MoU sudah ditandatangani sejak Sabtu, 1 Agustus 2015 lalu. Penandatanganan MoU ini, hematnya, adalah sebuah bukti bahwa Dinas Hubkominfo benar-benar tidak mengindahkan rekomendasi yang dikeluarkan DPRD Sikka pada saat rapat dengar pendapat beberapa waktu lalu.

               

    Rencananya Senin pekan depan DPRD Sikka akan menggelar rapat dengar pendapat bersama Dinas Hubkominfo untuk menyampaikan masalah parkiran, termasuk penandatangan MoU yang dituding mengabaikan rekomendasi DPRD Sikka.

     

    Sebelumnya diberitakan, pengelolaan parkiran kendaraan di Kabupaten Sikka dipercayakan kepada Sirilus Mbabho, Direktur CV Permata Hijau. Pria ini adalah tim sukses pasangan Bupati-Wakil Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera-Paolus Nong Susar pada Pilkada Sikka 2013 lalu, di mana waktu itu bertindak sebagai Ketua Partai Demokrasi Pembaharuan Kabupaten Sikka, salah satu partai pendukung An-Sar.

               

    Ditetapkannya Sirilus Mbabho sebagai pengelola parkiran di Kabupaten Sikka, mengundang dugaan sejumlah anggota DPRD Sikka dan beberapa kontraktor sebagai bentuk balas jasa politik. Apalagi prosedural hingga penetapan pemenang dianggap bertentangan dengan aturan.***


     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.