• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 19 November 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pemerintah Diminta Bangun Sekolah Kejuruan di Wilayah Perbatasan
    ALBERTUS | Minggu, 09 Agustus 2015 | 16:25 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pemerintah
    Ketua Komisi I DPRD NTT, Kasintus P. Ebu Tho

     

    Kupang, Flobamora.net -  Pemerintah pusat maupun daerah diminta untuk membangun sekolah kejuruan di wilayah perbatasan, baik perbatasan antarkabupaten maupun batas dengan Negara Timor Leste karena bidang pendidikan di wilayah- wilayah dimaksud jauh sangat tertinggal.

     

    Ketua Komisi I DPRD NTT, Kasintus Proklamasi Eu Tho kepada wartawan di Kupang, Sabtu (8/8) mengatakan, pembangunan infrastrktur dasar termasuk bidang pendidikan di wilayah batas negara tersebut mutlak perlu.

     

    Alasannya, kata dia,pendidikan masyarakat di wilayah- wilayah perbatasan tersebut sangat jauh tertinggal dari negara tetangga di Distrik Oecuse, Timor Leste.

     

    “Pemerintah diharapkan segera membangun sekolah di wilayah perbatasan dengan Timor Leste, terutama sekolah kejuruan. Sehingga setelah menamatkan jenjang pendidikan itu, mereka memiliki keahlian atau kemampuan untuk mengerjakan sesuatu secara profesional,” katanya.

     

    Selain itu, lanjut wakil rakyat asal Parta Gerindra ini, perhatian yang sama juga untuk masyarakat yang tinggal di wilayah batas antarkabupaten. Harus diakui, hampir tidak ada satu sekolah pun terutama jenjang pendidikan tingkat atas, dibangun di wilayah batas antarkabupaten. Kalaupun dibangun, jaraknya agak jauh dari wilayah perbatasan dimaksud.

     

    Dengan demikian, paparnya, hanya orang- orang yang secara ekonomi mampu dan punya niat yang tinggi untuk mengenyam pendidikan lebih tinggi yang bisa melanjutkan pendidikan. Hal tersebut tentunya berdampak pada tingkat pendidikan masyarakat yang berdomisili di wilayah itu.

     

    "Membangun sekolah dari wilayah perbatasan sesuai dengan Nawacita yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni membangun dari pinggir,” ujarnya.

     

     

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Sinun Petrus Manuk menyampaikan, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah memberi persetujuan untuk membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian dan Peternakan di Wilayah Kabupaten Belu yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste.

     

    “Pembangunan SMK di perbatasan dengan Negara Timor Leste ini sebagai bentuk perhatian penuh dari pemerintah pusat terhadap pembangunan daerah perbatasan di NTT,” ucapnya.

     

    Dia menuturkan, SMK Pertanian dan Peternakan yang dibangun itu, berlokasi di Raimanu, Kabupaten Belu. Lokasinya sangat memungkinkan karena sudah ada tiga Sekolah Menengah Pertama yang menjadi pendukung. Jika tempat tinggal para siswa terlalu jauh, maka akan dibangun asrama sekolah. Pembangunan SMK Pertanian dan Peternakan itu didanai dengan dana APBN.

    “Dananya sudah siap. Untuk tahap pertama, penyelenggaraan pendidikan menggunakan gedung sekolah terdekat. Ini sesuai dengan permintaan Direktur SMK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Mustakirim,” tambahnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.