• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 30 Oktober 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kodim Kupang Amankan 27 Pemuda Anggota PKRI
    ALBERTUS | Senin, 10 Agustus 2015 | 19:00 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kodim
    27 pemuda yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat (Ormas) Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) termasuk pimpinannya yang diamankan di Makodim 1604/Kupang, Senin (10/8)

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Sebanyak 27 pemuda yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat (Ormas) Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) termasuk pimpinannya diamankan di Makodim 1604/Kupang, Senin (10/8).

    Diamankannya ke-27 orang tersebut diduga meresahkan masyarakat. Pasalnya, pakaian dan atribut yang mereka gunakan dalam keseharian adalah seragam TNI lengkap dengan pangkat jabatan.

    Kepala Badan Kesbang Pol Kota Kupang, Erwan Fanggidae di Makodim setempat, mengatakan dia bersama Polres  Kupang Kota mendatangi Dandim 1604/Kupang dalam rangka berkoordinasi terkait Ormas PKRI tersebut.

    Menurutnya, ketakutan dan kegelisahan yang terjadi jangan sampai menimbulkan kesalahpahaman, karena masyarakat berpikir mereka adalah anggota TNI.

     

    "Bagaimana tidak, kalau kelak ada ketersinggungan dengan masyarakat lalu terjadi konflik. Pastinya masyarakat berpikir itu TNI karena pakaian dan atribut sama seperti TNI. Nantinya TNI yang disalahkan. Padahal sesungguhnya mereka anggota Ormas ini. Kita mau koordinasi dengan Dandim dan Denpom serta Polres Kupang Kota untuk memberi pembinaan," ujarnya.

     

    Dia juga menyayangkan, Ormas PKRI ini belum terdaftar di Kesbangpol Kota Kupang bahkan di Jakarta, namun anggotanya sudah melakukan aktifitas di lapangan.

     

    " Idealnya, kegiatan Ormas harus punya keterangan terdaftar. Belum terdaftar kok sudah lakukan aktifitas. Ini yang kita takutkan. Makanya kita cepat berkoordinasi dengn pihak terkait untuk lakukan pembinaan," kata mantan Kadis Pertambangan dan Energi Kota Kupang itu.

    Dia menjelaskan, selain atribut dan pakaian yang digunakan, juga soal keabsahan lembaga PKRI ini, karena tidak semua Ormas bebas melaksanakan aktifitas apa lagi belum terdaftar di Kesbangpol.

     

    "Semua atribut ini harus dilucuti karena selain meresahkan masyarakat, TNI sendiri tidak mengakui keberadaan PKRI. bahan Laskar Veteran pun tidak mengakui mereka. Lalu bagaimana mereka dibiarkan berseragam dan beratribut TNI,"tandasnya.

    Dandim 1604/ Kupang, Letkol Subar mengatakan, karena anggota Ormas PKRI tersebut diamankan di wilayah Kabupaten Kupang maka mereka dibawa ke Polda NTT untuk diproses lebih lanjut.

     

    Informasi yang dihimpun  menyebutkan, dari ke-27 anggota Ormas PKRI termasuk pimpinannya yang berpangkat Letnan Kolonel yang diamankan, mengaku  saat masuk ke Ormas tersebut atau mendaftar, diwajibkan menyetor uang Rp 5 juta. Setoran itu sesuai jabatan. Untuk Provost misalnya,  diwajibkan menyetor uang Rp 8 juta dan Kasi Intel Rp 12 juta.

    Hingga berita ini ditayang, Ke-27 orang  itu termasuk pimpinan Ormas PKRI, Thomas Lenes yang berpangkat Letnan Kolonel  masih menjalani pemeriksaan Mapolda NTT.

    Informasi lain menyebutkan, saat ini anggota Ormas PKRI di NTT sudah mencapai 800 orang yang sudah direkrut. Khusus di Kupang ada 200 orang, namun yang aktif hanya 100 orang.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.