• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 04 Desember 2020

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    27 Pemuda Anggota PKRI Gunakan Atribut Mirip TNI
    ALBERTUS | Senin, 10 Agustus 2015 | 21:09 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    27
    27 pemuda yang tergabung dalam Organisasi Masyarakat (Ormas) Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) termasuk pimpinannya yang diamankan di Makodim 1604/Kupang, Senin (10/8)

     

     

    Kupang, Flobamora.net - Kepala Seksi Intelijen Kodim 1604 Kupang, Kapten Abdullah Lou, mengatakan, 27 pemuda yang tergabung dalam organisasi Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) yang diamankan pihaknya pagi tadi selain menggunakan atribut militer yang mirip Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat dan dianggap sudah mengganggu ketertiban masyarakat.

     

    “Tadi pagi saat mereka menggelar upacara hari veteran, kita melihat ada pergerakan tidak bagus karena mereka melakukan pengamanan di jalan dan sebagainya, dengan mengenakan pakaian seragam mirip TNI, sehingga kita langsung amakan mereka di markas Kodim. Padahal mereka tidak ada izinnya untuk melakukan hal itu di forum-forum itu. Kami sudah koordinasikan dengan Kesbangpol dan Kominda, lalu mereka kita bawa ke Polda NTT untuk diperiksa,” kata Abdullah di markas Kepolisian Daerah NTT, Senin (10/8) sore.

    Menurut Abdullah, dari awal pihaknya sudah menggelar rapat kordinasi dengan kominda untuk penertiban organisasi masyarakat yang tidak memiliki izin.

    “Kami melihat mereka menggunakan seragam yang mirip TNI, yang kita anggap sudah meresahkan masyarakat. Kita juga sudah sering mengingatkan dan menegur mereka, tetapi mereka sendiri tidak peduli sehingga kita amankan mereka,” tegasnya.

    “Di Kodim, kami bersama Kesbangpol dan Polisi Militer beri mereka pengarahan tentang izin operasional organisasi dan juga aturan tentang penggunaan atribut yang mirip militer. Dari hasil pemeriksaan tadi, mereka kebanyakan berasal dari Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Mereka itu tamatan SD, SMP dan SMA dan usia mereka antara 21 sampai 22 tahun,” tambahnya.

    Organisasi PKRI tersebut, lanjut Abdullah, dibentuk sejak tahun 2012 dengan jumlah anggota saat ini mencapai lebih dari 400 orang yang tersebar di 22 Kabupaten dan Kota di NTT.

    “Kami berharap dari Kesbangpol untuk menertibkan izinnya dulu dan kami dari Kodim hanya menertibkan seragam mereka itu karena banyak masyarakat yang resah karena penampilan mereka mirip sekali dengan TNI. Apalagi mereka mengenakan sangkur, padahal kita di TNI dilarang pakai sangkur. Jangan sampai mereka berulah di lapangan dan membawa nama TNI, maka itu yang harus kita jaga. Tujuan kita bawa mereka kesini (Polda NTT,red), supaya kita minta agar organisasi mereka dibekukan saja,” katanya lagi.

    Sementara itu, salah seorang anggota PKRI Kota Kupang, Meldy Lubalu, di sela pemeriksaan di ruang Reskrim Polda NTT, mengaku sudah bergabung dengan organsasi tersebut sejak Bulan Februari 2015, namun hingga saat ini belum menerima gaji.

    “Waktu pertama bergabung dengan PKRI, saya menyetor uang sebanyak Rp 5 juta dengan tawaran akan mendapatkan gaji yang lumayan banyak, tetapi sampai hari ini kami belum terima gaji. Kami dikasih pakaian yang mirip dengan tentara dan tugas kami sehari hari hanya pergi ke kantor untuk ganti piket dengan teman yang lain. Kalau ada jam olahraga kami olahraga sama-sama, begitupun kalau ada kerja bakti,” kata Meldy.

    Dia mengaku hanya dengan ijazah SMA, dirinya tidak bisa kerja sebagai PNS sehingga begitu ada tawaran kerja seperti ini, maka dirinya pun tertarik untuk bergabung, apalagi pakaian kerjanya mirip seragam TNI.

    “Kami dijanjikan akan mendapat jabatan, kalau sudah bekerja lebih dari lima tahun, sehingga kami hanya menunggu saja, sambil melaksanakan kegiatan yang diperintahkan oleh pimpinan kami,” tuturnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.