• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 17 Desember 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Status Tersangka Rektor PGRI Kupang jadi Polemik
    ALBERTUS | Rabu, 12 Agustus 2015 | 20:54 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Status
    Rektor Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kupang, Nusa Tenggara Timur Samuel Haning

     

    Kupang, Flobamora.net - Rektor Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kupang, Nusa Tenggara Timur Samuel Haning yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana menggunakan ijazah dan gelar palsu menjadi polemik.

    Kuasa hukum tersangka, Yohanes D Rihi menegaskan sebenarnya pihak kepolisian memeriksa klienya sebagai korban, bukan tersangka. Alasannya, ijazah dan gelar doktor yang diperoleh Samuel Haning bukan dibeli, tetapi meraihnya melalui aktifitas perkuliahan di perguruan tinggi yang bersangkutan.

    "Klien kami itu bukan membeli gelar doktornya, tetapi kuliah bersama-sama dengan mahasiswa lainnya yang juga mendapat gelar yang sama, artinya mereka itu korban, bukan tersangka," kata Yohanes, Rabu (12/8).

    Dia mengatakan gelar doktor yang dipakai Samuel Haning dari Universitas Berkley karena memang benar yang bersangkutan pernah menjadi mahasiswa di lembaga itu. Jika gelar doktor itu dipersoalkan maka pihak kepolisian harus memeriksa lembaga Universitas Berkley yang mengeluarkan produk tersebut. 

    Samuel Haning adalah Rektor Universitas PGRI Kupang yang diadukan sejumlah pihak ke Polres Kupang Kota dengan dugaan tuduhan menggunakan gelar doktor dan ijasah palsu. Atas laporan itu, Samuel Haning ditetapkan sebagai tersangka.

    Ketika dipanggil untuk diperiksa beberapa waktu lalu, Samuel Haning bukan datang untuk diperiksa tetapi melayangkan surat somasi kepada Polres Kupang Kota yang menangani kasus itu.

    Kasat Reskrim Polres Kupang Kota AKP Didik Kurnianto mengakui penyidik telah melayangkan panggilan terhadap tersangka untuk diperiksa, namun tidak memenuhi panggilan tim penyidik sejak pekan lalu.

    "Samuel Haning sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kami panggil untuk diperiksa di Polres Kupang Kota tetapi dia tidak hadir dan hanya mengirimkan surat somasi," kata Didik.

    Terkait dengan somasi yang dilayangkan tersangka, Didik mengatakan itu merupakan haknya, namun tim penyidik Polres Kupang Kota telah bekerja sesuai dengan aturan yang ada pada kepolisian dan tidak ada kepentingan apapun dalam kasus itu.

    Berkas Berita Acara (BAP) kasus dugaan penggunaan gelar doktor palsu Rektor PGRI Kupang itu sedang diteliti Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kupang. BAP itu diteliti setelah dilakukan pelimpahan tahap satu oleh penyidik tindak pidana umum Polres Kupang Kota.

    Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Hubungan Masyarakat Kejati NTT Ridwan Angsar mengatakan, kasus dugaan ijasah dan gelar doktor palsu Rektor Universitas PGRI NTT yang ditangani Polres Kupang Kota tentunya dilimpahkan ke Kejari Kupang. "Kejari Kupang yang bertindak selaku JPU akan meneliti BAP tersebut," kata Ridwan.

    Dalam kasus tersebut, Samuel Haning yang disebut-sebut jebolan Universitas Berkley itu dijerat pasal 68 ayat (2) Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.