• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 Januari 2022

     
    Home   »  Travel
     
    Ritual Pati Ka Dua Bapu Ata Mata di Kelimutu Berlangsung Khidmat
    ALBERTUS | Jumat, 14 Agustus 2015 | 18:50 WIB            #TRAVEL

    Ritual
    Bupati Marselinus Y.W Petu, Wakil Bupati Djafar Achmad dan Ketua DPRD Kabupaten Ende Herman Yoseph Wadhi bersama para mosalaki atau tetua adat melakukan ritual Pati Ka Dua Bapu Ata Mata di Puncak Kelimutu, Jumat (14/8)

     

     

    Ende, Flobamora.net -  Sepekan Festival Danau Kelimutu 2015 mencapai puncaknya hari ini, Jumat (14/8) ditandai dengan digelarnya  Upacara Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata di puncak Kelimutu.

     

    Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan acara penyambutan dari para tetua komunitas adat dari desa penyangga Gunung Kelimutu.

     

    Ritual tersebut melibatkan para mosalaki dari 20 persekutuan adat desa-desa penyangga Kelimutu, yakni i Konara, Woloara, Pemo, Nuamuri, Mbuja, Tenda, Wiwipemo, Wologai, Saga, Puutuga, Sokoria, Roga, Ndito, Detusoko, Wolofeo dan Kelikiku.

     

    Yang menarik dan menjadi pusat perhatian adalah kehadiran satu-satunya tetua adat dari kalangan perempuan yakni Agatha Gale, Mosalaki Puu Tana Jendo Laki, Desa Wolofeo, Kecamatan Detusoko.

     

    Hadir dalam upacara itu Bupati dan Wakil Bupati Ende Marselinus Y.W Petu damn Djafar Achmad, Ketua DPRD Ende, Herman Yoseph Wadhi, Sekda Agustinus Gaja Ngasu dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab setempat serta ribuan masyarakat yang datang dari desa-desa sekitar Gunung Kelimutu.

     

    Setelah disambut, Bupati Ende beserta jajarannya dipersilahkan masuk ke Kuwu di mana seluruh tetua adat sudah menunggu. Sementara itu, makanan dan minuman yang akan dipersembahkan untuk para leluhur pun disiapkan.

     

    Makanan itu diletakkan di atas Pane, piring saji yang terbuat dari tanah liat. Makanannya berupa nasi beras merah dengan lauk daging babi. Untuk minumannya ada moke, air putih dan kopi.

    Setelah didoakan, makanan pun dibawa oleh tetua adat, dan juga rombongan Bupati Ende untuk menuju ke lokasi upacara di dekat area Danau Kelimutu. Masing-masing membawa satu piring saji yang berisi makanan untuk para leluhur. Total ada 26 piring yang dibawa.

    Tetua adat berada di barisan paling depan, disusul rombongan bupati di tengah, dan diiringi para mosalaki di belakang. Diiringi bunyi gong, tetua adat  melangkah meniti anak tangga hingga ke lokasi acara. Suasana sangat sakral dan sunyi, hanya bunyi gong yang bertalu-talu.

     

    Sesampainya di lokasi upacara Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata, rombongan Tetua Adat memulai memanjatkan do'a untuk para leluhur dalam bahasa Suku Lio. Kemudian mereka duduk mengelilingi sebuah batu besar yang dipercaya sebagai titik berkumpulnya arwah leluhur.

     

    Di situlah, rombongan ini 'memberi makan' roh para leluhur masyarakat Ende dengan cara meletakkan nasi beras merah dengan lauk daging babi di atas batu arwah. Sisa makanan yang masih ada di piring saji akhirnya dimakan bersama oleh para tetua adat.

    Sehabis makan bersama, mulai mengambil tempat berdiri lalu menyanyikan lagu tradisional dengan bahasa Suku Lio yang disambut dengan Tarian Gawi oleh rombongan tetua adat lainnya.

    Tarian Gawi inilah yang menandakan bahwa Upacara Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata telah berlangsung dengan lancar dan tanpa kendala suatu apapun. Itu juga pertanda bahwa persembahan mereka diterima oleh arwah para leluhur yang bersemayam di Danau Kelimutu.

    Prosesi adat yang memakan waktu tiga jam lebih diikuti dengan antusias oleh masyarakat adat  serta turis asing maupun domestik yang memadati lokasi acara sejak pagi.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.