• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 20 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Kritik Kinerja Pemerintah, Agustinus Panjat Tower Navigasi
    ALEX | Senin, 17 Agustus 2015 | 14:42 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Kritik
    aksi nekad Agustinus Worowuli dari atas tower navigasi Pelabuhan SoekarnoEnde, Senin (17/8)

     

    Ende, Flobamora.net - Masih ingat Agustinus Worowuli, seorang pria asal Ngada yang nekad memanjat sutet di Bekasi, Jawa Barat tahun lalu ? Pria paruh baya ini ternyata kembali melakukan  aksi nekadnya pada hari peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-70 tahun 2015.

     

    Kali ini Agustinus  bukan memanjat tower sutet di Jawa, tetapi dia memanjat tower navigasi milik PT Pelindo Pelabuhan Laut  Soekarno di Ende, Senin (17/8).

     

    Aksi Agustinus ini petama kali diketahui dari Radio Elshinta di Jakarta. Agustinus yang mengirim pesan singkat ke redaksi radio berita tersebut dan mengabarkan jika ia sudah ada di atas tower di pelabuhan dekat Lapangan Pancasila Ende.

     

    Anehnya, aksi nekad Agustinus tersebut tidak diketahui oleh aparat polisi patroli laut bahan petugas di Kantor Pelabuhan Soekarno. Mereka malah mengetahui aksi itu dari wartawan Flobamora.net.

     

    Dari atas tower setinggi 50 meter lebih itu, ia berteriak dengan suara lantang tentang kondisi bangsa ini, tentang ketidakadilan dan tentang kemakmuran rakyat.    

     

    Aksi Agustinus  sempat mendapat perhatian warga kota Ende khususnya para peserta upacara bendera di Lapangan Pancasila Ende, namun tidak mengganggu seluruh rangkaian upacara.

    Beberapa warga ditemui di sekitar lokasi mengatakan tidak mengetahui kapan ia menaiki menara yang tingginya sekitar 50 meter lebih ini. Mereka memperkirakan Agustinus memanjat tower itu sekitar malam atau pagi dini hari.

    'Kami hanya memperkirakan saja tengah malam atau paagi dini hari. Kalau pagi tidak mungkin karena sudah steril di sekitar lokasi" kata Sahabudin salah seorang polisi KP3 Laut Pelabuhan Soekarno Ende.

    Beberapa sumber yang mengetahui Agustinus mengatakan, yang bersangkutan adalah warga Maghilewa, Ngada  yang pernah menaiki tower sutet di Bekasi. Dalam aksi itu yang bersangkutan meminta perhatian pemerintah terkait dengan   PLTA Daratei Mataloko yang kini tengah bermasalah.

    Hingga pelaksanaan upacara bendera usai Agustinus masih bertahan di tower navigasi, mesmi diteriki petugas untuk turun . Sesekali ia melakukan "orasi" meneriakan kata-kata merdeka. Dengan memasang bendera merah putih.

    Sementara itu kepada beberapa media Agustinus melalui pesan singkat mengatakan apa yang dialakukan semata untuk menuntut keadilan dan mengeritik kinerja Pemerintah selama 70 tahun..

    "Saya sekarang lagi demo tunggal di tower navigasi dekat lapangan upacara kota Ende untuk kritik kinerja  pemerintah selama 70 tahun merdeka khsususnya Polda NTT dan Polres Ngada dalam kasus pemberantasan kasus mafia hukum. "kata Agustinus yang mengaku dari LSM AJaR Linariwu Indonesia yang berasal dari Kampung Manghilewa, Desa Inerie,Kabupaten Ngada.

     

    Hingga berita ini ditayang, belum diketahui, apakah Agustinus sudah mengakiri aksinya dari atas tower navigasi.***

     


     
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.