• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 21 September 2019

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Agustinus Si Manusia Tower Akhiri Aksi Nekatnya
    ALEX | Selasa, 18 Agustus 2015 | 14:36 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Agustinus
    Agustinus Si Manusia Tower saat berada di Mapolres Ende, Selasa (18/8)

     

    Ende, Flobamora.net - Setelah bertahan sekitar 24 jam lebih Agustinus Worowuli (48)  yang dikenal sebagai manusia tower mengakhiri aksi nekatnya dan turun  dari  puncak tower navigasi yang terletak persis di depan Pelabuhan Ende.

     

    Pria yang mengaku berasal dari Manghilewa, Inerie, Bajawa ini sudah beberapa kali memanjati tower ini akhirnya dijuluki sebagai manusia tower . Di Ende  aksi nekad dirinya  dengan memanjat dan berada di puncak  tower navigasi karena kecewa dengan pemerintah dan penegak hukum dalam mengatasi permasalahan hukum maupun pembangunan.


    Setelah berada di puncak tower navigasi Pelabuhan Ende  sejak Senin (17/8) dini hari Agustinus akhirnya dievakuasi oleh Satuan Brimob Ende, Selasa (18/8) pagi.

    Proses evakuasi terhadap Agustinus  berlangsung alot sekitar satu jam, karena dia bersi keras tidak mau turun dari puncak tower bahkan dirinya menutup lubang menuju puncak tower. Namun setelah dibujuk oleh anggota Satuan Brimob Ende pria yang pernah memanjat tower sutet di Bekasi, Jawa Barat ini pun luluh dan akhirnya turun.


    Seperti yang di saksikaan saat turun dari tower ia mengikat bendera merah putih di kepalanya dan menutup sebagian wajahnya dengan bendera. Setelah proses evakuasi Agustinus langsung diantar ke Mapolres Ende guna dimintai keterangan.

    Kepada media di Mapolres Ende Agustinus Worowuli mengaku alasan dirinya memanjat tower dan melakukan aksi nekatnya tersebut sejak Senin (17/8) dini hari.

     

    Dia menuturkan, selama 24 jam lebih  berada diatas puncak  tower dirinya hanya membawa lima buah roti dan air mineral ukuran sedang untuk makan dan minumnya. Ia juga mengaku,   membawa serta bendera merah putih serta  sebuah megafon yang diambilnya dari Marga Siswa PMKRI Ende.


    "Saya naik sekitar jam 4 dini hari dan saat itu ada satu orang perempuan yang melihat tetapi saya katakan ke dia untuk jangn bilang ke orang lain. Saya juga katakan  tidak merusak  barang-barang ini," kata Agustinus sambil melanjutkan,  selama berada diatas tower hanya makan roti dan minum air dan  juga tidur diatas puncak .

    Ketika ditanya  alasan melakukan aksi nekat ini, Agustinus mengatakan dirinya kecewa dengan pemerintah serta penegak hukum yang tidak memperhatikan nasib masyrakat kecil. Dia mengakui.  bahwa aksi nekat dengan memanjat tower tersebut sudah dilakukanya sebanyak empat kali diantaranya  tiga kali dilakukanya di Jakarta dan satu kali di Ende.

    "Saya sudah lakukan aksi ini sebanyak empat kali. Saya kecewa dengan Polres Ngada karena laporan saya mengenai masalah tanah diabaikan,”katanya.

    Dalam pemberitaan  sebelumnya ,  Agustinus Worowuli melakukan aksi nekatnya dengan memanjat tower navigasi di depan Pelabuhan Ende. Aksi nekat pria yang mengakui dari LSM Ajar Linariwu Indonesia ini  menyedot perhatian publik Kota Ende saat mengikut upacara HUT Proklamasi ke-70.

     

    Agustinus mengakui, demo tunggalnya ini bertujuan mengkritik pembangunan di Indonesia khususnya pemberantasan korupsi dalam skala lokal.***


     
      TAG:
    • khas
    •   
    •   
    •   
    BERITA TERKAIT
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2019 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.