• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 25 Januari 2022

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    313 Napi di Ende Dapat Remisi
    ALEX | Selasa, 18 Agustus 2015 | 15:01 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    313
    Penyerahan Remisi kepada perwakilan Napi oleh Bupati Ende Marselinus Y.W Petu

     

     

    Ende, Flobamora.net - Sebanyak 313 Narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ende, mendapat remisi atau pengurangan hukuman pada puncak peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-70 tahun 2015.

     

    Demikian  Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Ende, Sutadi Budiarjo di sela-sela upacara pemberian remisi kepada para Napi, Senin (17/8) kemarin di Lapangan Pancasila Ende.


    Sutadi menuturkan, dari jumlah diatas , remisinya dibagi dalam dua kategori yakni umum dan dasawarsa. Untuk umum ebanyak 154 orang sementara remisi dasawarsa 159 orang.


    "Ada dua remisi yang kita laksanakan yakni remisi umum biasa dan remisi dasawarsa, karena 10 orang mendapatkan remisi dasawarsa" katanya.

     

    Dia menambahkan, untuk remisi tahun ini sebanyak tujuh orang  mendapat remisi dan langsung bebas, antara lain bebas dari remisi umum lima orang dan remisi dasawarsa dua orang.


    Sementara itu berkaitan dengan remisi untuk Napi kasus korupsi dia mengatakan, Napi dengan kasus ini tidak mendapatkannya ,meski diakui pihaknya sudah mengusulkan ke Kemenkumham di Jakarta.


    "Untuk kasus korupsi belum ada remisi .Ada satu yang kita usulkan untuk mendapatkan remisi dasawarsa. Itu pun belum ada, karena semuanya diturunkan dari Jakarta. Untuk kasus korupsi Jakarta yang menurunkan remisi,"katanya.

     

    Lebih lanjut dia mengatakan di Lapas Kelas IIB Ende ada dua orang Napi yang tersandung kasus korupsi, dimana satunya sudah ditahan kurang lebih tiga tahun.Napi itu yang diajukan remisi dasawarsa atas nama Siprianus Sea, sementara yang satunya baru masuk Lapas.


    Kepada Napi yang mendapatkan remisi dia menyampaikan profisiat dan berharap terus menjalaani hari-hari hidup dengan baik. Sedangkan kepada yang langsung bebas untuk kembali hidup di tengah masyarakat dan tidak lagi mengulangi perbuatannya.


    Yulius Rihi Bengu  salah satu Napi yang mendapat remisi bebas mewakili enam rekan lainnya mengatakan sangat bersyukur karena mendapat remisi bebas saat memperingati Hari Kemerdekaan RI  ke- 70.

     

    Meski dia mengakui batinnya merasa tersiksa namun karena bantuan Tuhan dia bisa menjalankan hukuman hingga mendapat remisi bebas.

    "Saya bersyukur kebebasan saya tepat di peringatan hari Kemerdekaan RI ke 70. Bersyukur kepada Tuhan walaupun batin tersiksa karena mengalami hukuman di LP. Karena perlindungan Tuhan saya masih seperti sekarang ini," kata Yulius asal Sumba Timur ini.

     

    Dia mengatakan, dirinya menjalani masa tahanan terkait kasus pencabulan dimana utusan hakim mengharuskannya menjalani hukuman selama 9 tahun 1 bulan namun hanya menjalaninya selama 6 tahun 4 bulan.

    "Saya awalnya ditahan di Maumere sejak 2009 dan dipindahkan ke Lapas Ende pada tahun 2012," ujarnya yang berharap bisa kembali dan di terima masyarakat.

    Sementara Burhanudin Baharudin Napi lain dalam dalam kasus serupa mendapat remisi kemerdekaan sebanyak 4 bulan dari total masa hukuman 8 tahun 1 bulan.

     

    Warga Woloare ini juga menyampaikan terima kasih atas remisi yang sudah diberikan kepadanya. Ke depan katanya, dalam menjalani sisa hukuman ia akan menjalankannya secara lebih baik lagi.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.