• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Senin, 25 Oktober 2021

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Peringati Hari Pers Awak Media Diskusi di Alam Terbuka
    LEX | Minggu, 09 Februari 2014 | 17:37 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Peringati
    Suasana Diskusi Awak media di Ende

     

     
    Ende, Flobamora.net - Memperingati Hari Pers Nasional yang  jatuh pada tanggal 9 Februari 2014, sejumlah awak Media yang berkarya di Kabupaten Ende menggelar diskusi di alam terbuka.

    Diskusi yang digelar di Pantai Nanganesa juga dihadiri anggota DPRD Ende Yustinus Sani, Pengamat Pers, J. Morino  dan sejumlah awak media diantaranya dari Flores Pos, Pos Kupang, Timex, Victori News, Flobamora.net, Metro TV, TVRI, RRI Ende, Radar Flores.

    Pada kesempatan diskusi santai tersebut, muncul beberapa keprihatinan dan pokok pikiran, serta  gagasan untuk membentuk sebuah Paguyuban Pers demi mengakomodir kepentingan dan perjuangan insan Pers yang berkarya di Kabupaten Ende.

    Anggota DPRD Ende Yustinus Sani dalam diskusi tersebut mengatakan, kehadiran pers merupakan salah satu pilar demokrasi di negara ini.

    Menurutnya, ada dua sisi  peran pers yang harus terus diperjuangkan yakni peran sebagai media pendidikan dan media yang mendatangkan bisnis. Sebagai media pendidikan, pers memegang misi  menyampaikan pendidikan politik, pembangunan, moral kepada masyarakat. Sedangkan sebagai media bisnis mendatangkan kerja dan keuntungan  bagi pelaku pers itu sendiri.

    Namun pada kenyataannya  sebut Yustinus, awak pers sering diperhadapkan dengan dua sisi peran tersebut yang pada akhirnya mendatangkan dilema bagi awak pers itu  sendiri.

    Dia menyatakan, ketika awak media dalam fungsinya memberitakan suatu kebenaran dalam hal ini membangun pendidikan moral, maka tidak jarang mendapat ancaman. Ancaman itu tidak saja pada tataran media regional namun juga pada tataran lokal di Kabupaten Ende.

    “Ancaman sering datang ketika para awak media menyampaikan suatu kebenaran. Karena itu, ancaman dan teror mestinya tidak ada, karena jika hendak berkeberatan ruang itu sudah ada dan di sediakan yakni lewat hak jawab dan tidak perlu gunakan kekerasan,” katanya.
     
    Sementara itu, J. Morino menyoroti tentang independensi media terhadap suatu pemberitaan. Dia menyebutkan, masih banyak yang belum independen dalam pemberitaan.

    Dia menyebutkan, kepentingan bisnis dan pemilik modal sering mempengaruhi sebuah pemberitaan.

    Dia juga melihat masih banyak pekerja pers yang mendapat upah jauh dari UMR maupun UMP. Karena itu tuturnya, tidak jarang independensi dan idealisme seorang jurnalis sering terbentur di sini, karena harus mencari ‘uang sampingan’.

    “Itu tak bisa dibantah. Mereka harus mencari uang tambahan karena perhatian pemilik modal atau perusahaan tidak ada sama sekali. Mereka terus menerus teriak lewat tulisan tentang UMR pekerja lain, pada hal mereka sendiri seperti itu. Karenanya tidak heran menerima amplop dimana-mana,” sebut Marino yang juga banyak menulis di koran lokal ini.

    Pendapat senada juga disampaikan Anton Harus dari Flores Pos. Anton setuju jika idealisme terkendala dengan upah para pekerja Pers. Meski tidak semua namun hal itu ada.

    Dia mengatakan, seorang jurnalis tidak memilik batas waktu dalam bekerja, namun upahnya kebanyakan masih di bawah standar.

    “Godaan itu ada, dan idealisme bisa dipertaruhkan manakala dikaitkan dengan kesejahteraaan teman-teman,” sebutnya.
     
    Sementara Romualdus Pius dari Pos Kupang, mengatakan, kebenaran suatu pemberitaan sering dibenturkan dengan pelaku bisnis, dan kepentingan politik, karena itu jurnalis harus punya tanggung jawab moral.

    Dia mengisyaratkan untuk lakukan “pemberontakan” dari dalam diri. Namun demikian, supaya bisa mengakomodir maka perlu dibentuk sebuah Paguyuban Wartawan sebagai wadah perjuangan para jurnalis yang ada di kabupaten Ende. ***

     




    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.