• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 18 Oktober 2018

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Silpa Besar, Pemerintah dan DPRD Harus Minta Maaf kepada Rakyat Sikka
    VICKY DA GOMEZ | Minggu, 30 Agustus 2015 | 10:53 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Silpa
    Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sikka, Agustinus Romualdus Heni

     

    Maumere, Flobamora.net – Pemerintah dan DPRD Sikka mestinya harus meminta maaf kepada rakyat daerah ini karena sisa lebih perhitungan anggaran atau Silpa Kabupaten Sikka tahun 2014 tercatat sebesar Rp 121.092.815.599,71.

               

    “Terus terang seharusnya kita malu dan harus meminta maaf kepada seluruh rakyat Kabupaten Sikka melalui mimbar yang terhormat ini karena mereka dirugikan akibat ketidakmampuan kita mengelola belanja untuk kepentingan mereka,” seru Ketua Fraksi Partai Demokrat Agustinus Romualdus Heni di paripurna DPRD Sikka, Rabu (26/8) lalu.

               

    Agustinus Romualdus Heni yang biasa disapa Heni Doing mengatakan fraksinya sungguh takjub dengan meningkatnya angka Silpa 2014, setelah diaudit oleh BPK RI Perwakilan NTT. Dari angka yang semua diprediksikan Rp 93 mliar ternyata malah naik menjadi Rp 121 miliar lebih.

               

    Jika dibandingkan dengan silpa 2013 yang hanya Rp 45 miliar, maka menurut perhitungan Fraksi Partai Demokrat, angka silpa 2014 mengalami kenaikan hampir tiga kali lipat. Padahal separuh belanja APBD TA 2013 dilakukan oleh pemerintah sebelumnya.

     

    Itu artinya, kata Heni Doing, tahun pertama kepemimpinan Ansar mengelola belanja satu tahun penuh, menghasilkan Silpa tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.

               

    Terhadap persoalan ini, Fraksi Partai Demokrat meminta pemerintah serius menyikapi hal ini, karena ini mencerminkan kepemimpinan yang tidak efektif di semua tingkatan. Namun sayang, sindirnya, karena Bupati Sikka Yoseph Ansar Rera sedang tidak berada di tempat.

     

    Bisa saja, lanjut Heni Doing, ketika dia kembali kemungkian semuanya sudah terlambat dan silpa tahun 2015 lebih besar lagi dari silpa 2014. Dia beralasan sampai Rabu(26/8) perkiraan realisasi belanja tahun 2015 baru mencapai 22 persen. ***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
    BACA JUGA
       
       

      KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

       
      KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
        0 komentar

      KIRIM KOMENTAR
      Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
       



      Copyright © 2013-2018 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.