• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Sabtu, 28 Maret 2020

     

     
    Home   »  Travel
     
    Sampan Kecil Kayu Cendana
    YOSS GERARD LEMA | Minggu, 09 Februari 2014 | 18:35 WIB            #TRAVEL

    Sampan
    Ilustrasi

     

    Flobamora.net

    sampan kecil kayu cendana
    arungi badai lautan asmara
    aku juru mudinya
    di haluan genggam teropong wisata

    sampan kecil kayu cendana
    perlahan merapat ke Labuan Bajo
    laut bagai aquarium, ikan warna warni
    berenang melintas gugusan pulau
    senja, sunset merah jingga
    sorga di selatan katulistiwa

    sampan kecil kayu cendana
    buang sauh di pulau komodo
    jumpa anak cucu Motangrua
    menari caci di punggung binatang purba
    komodo: unik, langka, khas
    kuat, tangkas, tangguh,
    digandrungi, digemari, dicari
    dunia terbius terpesona
    seharusnya jadi ilham
    kemakmuran anak cucu Flobamora

    sampan kecil kayu cendana
    berayun ba’ penari Ja’i Kampung Bena
    berputar, menghentak, irama gawi dan rokatenda
    layar terkembang di kawah tiga warna
    merah, putih, biru, kelimutu

    sampan kecil kayu cendana
    tarian Moru-ae menjemput
    tancap tempuling ke pungung Paus
    lewotana, bumi kota renha
    samana santa, ritual wisata religi

    sampan kecil kayu cendana
    berlayar menuju tanjung Bastian
    telusur jejak Son Ba’i, putra Maromak Oan
    anak dara menari likurai dan tebe-tebe

    sampan kecil kayu cendana
    merapat ke Pulau Kenari Alor Pantar
    dasar laut bagai lukisan kanvas                                             
    ikan berenang kitari moko

    sampan kecil kayu cendana
    sejenak menepi ke Pantai Nembrala                
    gelombang laut isyaratkan bahasa cinta
    anak dara menanti dengan segayung tuak asmara        

    sampan kecil kayu cendana
    ditunggu jelita Rambu dan Umbu
    kataga, gong gendang, darah hewan berceceran
    perang pasola di padang savana
    puaskah  dahaga wisatawan?

    sampan kecil kayu cendana
    bahtera sejahtera anak cucu flobamora

    (Kupang, 27 Juli 2007)


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.