• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Kamis, 27 Januari 2022

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Polisi Bubarkan Pendemo di Depan Kantor DPRD NTT
    ALBERTUS | Kamis, 03 September 2015 | 14:15 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Polisi
    Aparat Kepolisian Resor Kupang Kota membubarkan secara paksa para alumni dan mahasiswa PGRI NTT yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD NTT, Kamis (3/9) siang.

     

     

    Kupang, Flobamora.net – Aparat Kepolisian Resor Kupang Kota membubarkan secara paksa para alumni dan mahasiswa PGRI NTT yang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD NTT, Kamis (3/9) siang.

     

    Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.45 Wita dengan tujuan menyampaikan aspirasi mereka di DPRD NTT tentang legalitas ijasah para mahasiswa yang sudah wisuda Sarjana di PGRI NTT. Namun saat itu, para alumni yang melakukan aksi unjuk rasa tidak sempat menemui para wakil rakyatnya, karena pintu gerbang ditutup.

     

    Di depan pintu gerbang DPRD NTT terlihat puluhan anggota Kepolisian Resort Kupang Kota yang melakukan tugas pengamanan.

     

    Disaat melakukan melakukan aksi tersebut, para pendemo berusaha masuk dan mendobrak pintu gerbang sehingga pintu yang gembok itu terbuka. Melihat aksi ini anggota Polres Kupang Kota langsung membubarkan para pendemo, kemudian mengamankan lima mahasiswa yang diduga merusak pintug gerbang Kantor DPRD NTT.

     

    Para mahasiswa yang diamankan langsung dibawa ke Polres Kupang Kota untuk dimintai keterangan.

     

    Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, AKP Didik Kurnianto ketika ditemui di Mapolres Kupang Kota menjelaskan, para pendemo saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD NTT mereka merusak pintu pagar yang saat itu sementara terkunci. Melihat kejadian itu, anggotanya langsung membubarkan para pendemo saat itu juga mengamankan lima orang pendemo yang diduga merusak pintu pagar.

     

    “Saat ini lima orang yang diamankan di Mapolres Kupang Kota sedang dimintai keterangannya,” kata dia.

     

    Eben, salah satu alumni PGRI NTT yang juga ikut aksi demo di DPRD NTT ketika ditemui di Mapolres Kupang Kota mengatakan, tujuan mereka melakukan demo di DPRD NTT adalah untuk menyampaikan aspirasi mereka di DPRD NTT.

     

    Namun selama dua hari melakukan demo pintu pagar DPRD NTT yaitu Selasa (2/9) dan Rabu (4/9) pintu pagar ditutup. Sehingga para alumni tidak bisa menemui DPRD NTT.

     

    “Sebelumnya, hari Senin, tanggal 1 September 2015 kami sudah audiens dengan Pimpinan DPRD dan Ketua Komisi V. Waktu itu, DPRD meminta kami bersabar dan menunggu. Itu yang kami tanyakan, tapi saat selama kami aksi pintu pagar ditutup”, kata dia.

     

    Menurut Eben, saat ini sebanyak 2.328 orang alumni dari PGRI yang sudah wisuda periode bulan April 2014, bulan September 2014, dan bulan Mei 2015 ijazah mereka tidak diakui .***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2022 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.