• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Rabu, 01 April 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Pemkab dan DPRD Ende Dinilai belum Tegas Tolak Tambang
    ALEX | Minggu, 06 September 2015 | 09:26 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Pemkab
    Ketua DPRD Kabupaten Ende, Herman Yoseph Wadhi

     

    Ende, Flobamora.net - Persoalan pertambangan kini masih dipertanyakan oleh sementara kalangan termasuk LSM dan tokoh Agama  di Kabupaten Ende. Pemerintah Daerah belum secara tegas menyatakan sikap menolak seluruh aktivitas pertambangan yang ada.


    Salah seorang aktivis PMKRI Cabang Ende Kim Seke dalam dialog dengan DPRD Ende,Jumat (4/9) lalu juga mempertanyakan hal yang sama. Dia menyatakaan Pemerintah dan DPRD hingga sekarang belum secara tegas menyatakan penolakan.

     

    Menurutnya, jangan sampai masalah tersebut hanya berupa moratorium semata, dimana sesewaktu aktivitas pertambangan akan muncul lagi ke permukaan.


    "Saya lihat tidak ada ketegasan dari Pemerintah daan Dewan. Jangan sampai cuma moratorium. Karena itu PMKRI meminta ketegasan apakah menerima tambang atau menolaknya," kata Seke.

     

    Dia berharap sikap tolak tambang ini bisa dituangkan dalam sebuah Peraturan Daerah sehingga menjadi kekutan hukum.


    Ketua DPRD Ende Herman Yoseph Wadhi menanggapi hal ini secara tegas menyatakan, sikap DPRD yang menolak aktivitas pertambangan di daerah itu. Sejalan dengan pemerintah, DPRD menolak tegas tambang di Kabupaten Ende.


    "Sudah menjadi tekad kami bersama  pemerintah menolak semua tambang. Karena itu tidak ada kata terima untuk tambang," kata Hery Wadhi.


    Menjawabi hal ini, Bupati Ende Marselinus Y.W Petu menyatakan, sikap pribadi dan pemerintah kabupaten tetap  menolak aktivitas pertambangan di daerah ini.


    Bupati Marsel menyatakan baik pribadi maupun sebagai pimpinan daerah menyatakan menolak secara tegas keberadaan tambang yang menurutnya sangat merusak lingkungan.

    "Sebagai pribadi serta sebagai bupati dan Pak Djafar Achmad sebagai wakil bupati, kami tetap berkomitmen untuk menolak tambang apapun bentuknya," kata dia.

    Menurutnya, pertambangan dalam bentuk apapun sangat merusak lingkungan, karena itu dalam masa kepemimpinannya, dia tidak akan mengizinkan masuknya segala bentuk pertambangan di Kabupaten Ende.

    Dia menyebutan, adanya pertambangan akan mengubah kawasan lingkungan hidup dan akan mendatangkan kesengsaraan bagi masyarakat.

    "Pemerintah sekarang dalam program pembangunan akan terus menjaga dan meningkatkan kawasan lingkungan. Karenanya, pemerintah hingga sekarang akan tetap menolak pertambangan itu," tegasnya.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.