• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 07 April 2020

     

     
    Home   »  Lintas Flobamora
     
    Agustinus Worowuli Duduki Kantor Flores Pos
    ALEX | Minggu, 06 September 2015 | 14:08 WIB            #LINTAS FLOBAMORA

    Agustinus
    Agustinus Worowuli, Manusia Tower saat diamankan aparat Polres Ende dipimpin Wakapolres Kompol I Ketut Wiyasa

     

    Ende, Flobamora.net - Masih ingat Agustinus Worowuli si manusia tower?  Ia kembali berulah. Kali ini bukan memanjat tower seperti yang dilakukan sebelumnya pada 17 Agustus 2015 lalu di Menara Navigasi Pelabuhan Ende.

     

    Minggu (6/9) Agustinus menduduki Kantor Harian Umum Flores Pos di jalan El Tari Ende. Aksi yang dilakukan Agustinus baru diketahui Minggu pagi sekitar pukul 10.00 wita saat para wartawan ingin memasukan berita.

     

    Frater Yovan, salah seoraang wartawan saat hendak masuk ruangan redaksi terkejut karena melihat ada seseorang yang ada di ruangan redaksi pada hal pintunya tertutup rapat.

     

    Saat dilihat dari dekat ternyata, Agustinus tengah berbaring di lantai. Melihat kejadian itu Yovan langsung melapor kepada Pimpinan Redaksi Pastor Stef Tupen Witin, SVD dan selanjutnya diinformasikan ke Kepolisian Resor Ende.

    "Saya kaget waktu datang ada orang berbaring di lantai padahal pintu terkunci. Saya langsung menelepon Pater Stef," kata Yovan sambil mengatakan, ternyata Agus masuk lewat jendela yang kacanya dipecahkan.

    Upaya untuk membujuk yang bersangkutan keluar dari ruang redaksi tidak berhasil. Malah dia mengancam akan membakar ruang redaksi dengan bensin yang sudah dipersiapkan sebelum tuntutannya dipenuhi. Namun, tidak tahu apa tuntutannya.

     

    Negosiasi yang dilakukan Wakapolres Kompol I Ketut Wiyasa  tidak membuahkan hasil, malah dia menyiram sebagian bensin yang diisi dalam botol kemasan air mineral ukuran 1,5 liter di ruangan tersebut. Dengan balok berujungkan paku dirinya mengancam polisi dan beberapa warga. Sesekali dia melempar balok untuk mengusir polisi atau warga yang mendekat.

    Negosiasi berjalan alot baik yang dilakukan Wakapolres maupun anggota polisi lainnya bahkan salah seorang anggota polisi mengeluarkan tembakan peringatan. Upaya itu sia-sia Agus bersikeras tidak mau menyerahkan diri dan keluar dari ruang redaksi.

    Aksi Agus berakhir saat polisi mendobrak masuk pintu dan sebagiannya melalui jendela dipimpin langsung
    Wakapolres Ende. Cukup tegang suasana penangkapan karena yang bersangkutan hendak membakar ruangan dan menghadapi polisi dengan balok yang ujungnya diberi paku.

    Agustinus akhirnya di bawa ke Mapolres Ende, namun sebelumnya mendapat pukulan dari beberapa warga yang ada di TKP.

    Salah seorang wartawan Flores Pos, Wili Aran mengatakan, beberapa waktu lalu, dirinya diminta untuk dibuatkan berita tentang “Surat Cinta untuk Azisah KDI”, dimana katanya, ingin mengadukan Pemda Ende yang tidak mau menerima dirinya yang ingin memperjuangkn para pelajar miskin yang ada di kabupaten Ngada, Nagekeo dan Manggarai Timur.



    "Aneh saja,
    pelajar di kabupaten lain tapi lapornya di Ende dan minta Pemda Ende tangani masalah tersebut  Ini tidak masuk akal apalagi dia tulis surat untuk Azisah KDI mengadukan Pemda Ende karena tidak mau menerima aduannya," kata Wili.

    Mungkin karena itulah, tambah Wili dia lalu melakukan aksi nekatnya tersebut. Aksi Agustinus akhirnya harus berhadapan dengan hukum karena  dirinya kini  sudah diamankan di Mapolres Ende.***


     
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.