• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Jumat, 04 Desember 2020

     
    Home   »  Travel
     
    Venesia dan Lagunnya, Italia
    YOHANES LANGGAR BILLY | Selasa, 11 Februari 2014 | 22:32 WIB            #TRAVEL

    Venesia
    Dok/Web - Situs Warisan Dunia

     

     

    Flobamora.net - Venesia merupakan pencapaian artistik yang unik:  dibangun di atas 118 pulau-pulau kecil, kota itu nampak terapung di perairan lagun (danau berair garam yang terpisahkan dari lautan oleh karang atau bebatuan) Venesia. Venesia memiliki kumpulan rangkaian arsitektur yang tak tertandingi yang semuanya menggambarkan usia kecemerlangannya yang panjang.

     

    Berdiri di tengah lautan pada arkipelago mungil yang berciuman dengan ombak, Venesia adalah satu dari daerah yang dibangun secara menakjubkan pada Abad Pertengahan. Dari Torcello di bagian utara sampai ke Chioggia di sebelah selatan, hampir setiap pulau kecilnya memiliki penduduknya sendiri. Di bagian tengah lagun yang berukuran 50.000 km2, Venesia berdiri tegak sebagai satu dari kota-kota besar yang paling menawan pada Abad Pertengahan (antara 1.000 Sesudah Masehi dan 1045 Sesudah Masehi).

     

    Pada abad kelima, orang-orang Venesia melarikan diri dari para penyerbu yang tidak bersahabat yang datang menetap di pulau-pulau Torcello, Lesolo, dan Malamocco.  Dimulai dengan menetap hanya untuk sementara waktu saja, kemudian para penyerbu ini tinggal permanen di pulau-pulau itu dan bekerja sebagai petani dan nelayan dan ikut menjadikan Venesia satu di antara kekuatan-kekuatan maritim yang luar biasa.

     

    Kekuatan Venesia terus bertumbuh dari abad keduabelas sampai dengan abad kelimabelas. Venesia adalah satu dari empat Republik Maritim Italia dan dari posisinya yang strategis karena terletak pada bagian kepala Lautan Adriatik, Venesia menguasai lautan Mediterania di timur sampai ke lautan Lonia. Kontrol ini memungkinkan Venesia mendominasi perdagangan Eropa dan Kekaisaran Bizantium serta Timur Dekat termasuk negara-negara perang salib. Pada 1204, dipimpin oleh penguasanya, Enrico Dandolo, Venesia bersekutu dengan negara-negara perang salib menjarah Konstantinopel. Di antara barang-barang rampasan yang berlimpah adalah seekor kuda perunggu yang masih berdiri tegak pada pintu gerbang Katedral Santo Markus.

     

    Dengan adanya perkembangan kekaisaran-kekaisaran di luar negeri pada abad kelimabelas dan ekspansi Kekaisaran Ottoman Turki ke Bizantium, kekuasaan Venesia mulai melemah dan memudar. Kemerdekaan Venesia diambil oleh Napoleon pada 1797, dan banyak istana dan gedung-gedungnya yang terkenal mulai hancur.

     

    Pengaruh Venesia pada perkembangan arsitektur dan kesenian-kesenian monumental sangat penting. Kemakmuran dari hasil perdagangannya tercermin dari gedung-gedung dan monumen-monumen yang indah dan cemerlang. Kota Venesia telah menjadi inspirasi beberapa seniman kesohor dunia seperti Canaletto, Giorgione, Titian, Tintoretto, dan Veronese.


     


    Sumber: The World`s Heritage, UNESCO 2011, p 268
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2020 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.