• LINTAS FLOBAMORA
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • LIFESTYLE
  • TRAVEL
  • BOLA
  • OPINI
  • REDAKSI
  • HUBUNGI KAMI
  • REGISTER     LOGIN      BANTUAN
    REGISTER     LOGIN      BANTUAN

    Selasa, 30 November 2021

     
    Home   »  Nasional
     
    Ahok: Pak Foke Lulusan Jerman dan Ahlinya, Pak Jokowi Cuma Modal Hehehe...
    ANA DEA | Selasa, 29 September 2015 | 20:02 WIB            #NASIONAL

    Ahok:
    Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat blusukan bersama membagikan sembako di Semper Barat, Jakarta Utara, Kamis (3/9/2015).

     

     
    JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku memiliki pesaing berat saat bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2012. Dia bersama Joko Widodo bukan merupakan warga asli Jakarta, tetapi harus bersaing dengan Fauzi Bowo yang merupakan gubernur petahana (incumbent) asli Betawi dan birokrat Pemprov DKI. 

    "Dulu Pak Foke (Fauzi) kan pintar, lulusan Jerman, pernah jadi Kepala Dinas, Kepala Biro KDH KLN, Sekda, Wagub, dan jadi Gubernur. Wah pokoknya ahlinya. Sementara itu, Pak Jokowi kalau ditanya, jawabnya cuma modal he-he-he-he," kata Basuki tertawa saat berdialog dengan siswa SMA Yayasan Al-Hidayah Jakarta Perguruan Tinggi Diponegoro, di Balai Agung, Balai Kota, Selasa (29/9/2015). 

    Meski hanya bermodal "he-he-he-he", kata Basuki, Jokowi selalu menjanjikan untuk mengeksekusi segala program unggulan DKI.

    Sebab, perencanaan yang dicanangkan DKI untuk menyelesaikan berbagai masalah telah tersusun dengan baik dalam rencana panjang jangka menengah daerah (RPJMD), seperti pembangunan enam ruas tol dalam kota, pembangunan MRT koridor timur dan barat, serta pembangunan tiga koridor layang transjakarta.

    "Kalau kata Pak Jokowi, 'Yang penting eksekusi.' Ini karena kita enggak tahu Jakarta. Kami pilih bangun enam ruas tol dalam kota yang kemarin tidak dikerjain Pak Foke. Kami kerjain saja. Kalau tidak mau pilih kami lagi, emang gue pikirin," kata Ahok, sapaan Basuki. 

    Pada akhirnya, Jokowi-Basuki mampu mengalahkan Foke-Nachrowi. Ada beberapa unsur terpenting dalam menjalankan pemerintahan, seperti tidak berpihak pada kepentingan tertentu dan tidak takut kehilangan jabatan.

    "Kalau partai politik yang mendukung kamu sudah minta macam-macam, tinggalin saja. Sudah enggak penting lagi kan," kata Basuki tertawa.

     


    Sumber: megapolitan.kompas.com
    URL SUMBER
    BERITA TERKAIT
     
     
     
     

    KOMENTAR ANDA                                                             Pedoman Mengirim Komentar

     
    KOMENTAR VIA WEBSITE                                             Pedoman Mengirim Komentar
      0 komentar

    KIRIM KOMENTAR
    Silakan LOG IN untuk memberi komentar.
     



    Copyright © 2013-2021 by FLOBAMORA NETWORK. All rights reserved.